HALO SEMARANG – Cory Sandhagen, petarung kelas bantam Ultimate Fighting Championship (UFC), lebih memilih Merab Dvalishvili daripada Sean O’Malley untuk laga selanjutnya.
The Sandman, julukan Sandhagen, menang angka tipis atas Marlon Vera pada UFC San Antonio, 25 Maret lalu.
Lewat kemenangan ini dia percaya diri untuk melayangkan tantangan kepada jagoan yang bercokol di atasnya.
Salah satu petarung yang menghuni peringkat di atasnya adalah O’Malley.
Banyak petarung divisi bantam rela mengantre untuk menghadapi Sean.
O’Malley dikenal ahli dalam menarik atensi penggemar.
Namun, Cory lebih suka bersua Merab ketimbang Sean.
’’O’Malley adalah petarung yang bagus, tetapi dia bukan tantangan sulit seperti Merab,’’ ujar Sandhagen yang kini menempati peringkat ketiga seperti dilansir dari Sportskeeda.
Dia mengaku tidak terlalu peduli dengan popularitas.
’’Saya akan mengoperasikan sistem penilaian yang saya miliki. Sistem itu adalah meminta duel dengan tantangan tersulit yang mana orang itu adalah Merab, bukan Sean,’’ papar pria berkebangsaan Amerika Serikat (AS) ini.
Sandhagen menguasai jiu-jitsu Brasil dan punya rekor 16-4.
Dvalishvili memang sedang melambung lantaran sukses memetik sembilan kemenangan beruntun.
Dalam dua partai terakhir, sahabat Aljamain Sterling itu berhasil menghabisi dua mantan juara, Jose Aldo dan Petr Yan.
Si Mesin, julukan Merab, saat ini merupakan penantang nomor satu di divisi bantam UFC. (HS-06)