in

Petugas Lapas Semarang Berhasil Gagalkan Upaya Penyeludupan “Pil Koplo” Dalam Sayur

Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang memusnahkan barang bukti upaya penyelundupan "pil koplo" ke dalam Lapas yang dimasukkan dalam sayur dan sambal, Sabtu (2/4/2022).

HALO SEMARANG – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan “pil koplo” ke dalam Lapas yang dimasukkan dalam sayur dan sambal, Sabtu (2/4/2022).

Uniknya, upaya penyelundupan obat keras ini dengan modus menggunakan kamuflase yang “aneh”, menggunakan makanan sebagai sarana untuk mengelabui petugas. Pelaku menyusupkan pil koplo yang sudah dihancurkan dan dicampurkan ke dalam sayur dan sambal tersebut.

Kejadian berawal adanya kecurigaan petugas layanan pengecekan barang, Arif Wibowo yang mencoba sayur tersebut terasa berbeda dan agak pahit, hingga akhirnya Arif melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.

Kalapas Semarang, Tri Saptono Sambudji pun ikut mengecek laporan adanya kejadian upaya penyelundupan obat terlarang tersebut.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dengan sangat teliti, didapati sayur yang terasa aneh dan cenderung pahit,” terang Tri Saptono.

“Saat ditelusuri tiga kantong plastik sayur dan dua kantong plastik sambal tersebut telah dicampuri “pil koplo” atau obat keras Daftar G,” jelasnya.

Makanan tersebut rencanannya akan dikirim kepada penghuni Lapas yang beinisial FA, DL, dan TD. Selanjutnya nara pidana tersebut dilakukan pemeriksaan dan diamankan dalam sel isolasi untuk mendapatkan sanksinya.

“Dan barang bukti makanan tersebut telah dimusnahkan dengan cara dibakar oleh petugas,” katanya.

Seluruh jajaran petugas Lapas Semarang, katanya, berkomitmen dalam membantu aparat kepolisian memberantas peredaran gelap narkoba dan obat-obatan terlarang.

“Siapa pun yang terbukti terlibat, baik itu petugas, warga binaan, maupun pengunjung pasti akan ditindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Kalapas Semarang, Tri Saptono Sambudji.(HS)

Polri Sebar Foto DPO Tersangka Kasus Trading Viral Blast

Lawan Intoleransi Radikalisme, Rektor UIN Sunan Kalijaga Jogja Ingin Mahasiswa Jadi Garda Depan Moderasi Beragama