HALO TEMANGGUNG – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Komjen Pol Purn Condro Kirono mendatangi kawasan Temanggung dan berdialog dengan para petani. Dirinya tengah “belanja masalah” apa saja yang dihadapi para petani tembakau dan petani di kawasan Temanggung secara menyeluruh.
“Beberapa keluhan masuk, seperti soal cukai tembakau yang memberatkan. Kemudian kebijakan impor tembakau saat panen raya dan keluhan tentang kebijakan impor bawang putih yang dibuka justru pada saat petani lokal panen raya. Permasalahan seperti ini akan dibawa ke Jakarta untuk dicarikan solusi, sehingga saat kepemimpinan Prabowo-Gibran nanti masalah seperti ini dapat terurai dan mendapatkan solusi,” jelas Komjen Pol Purn Condro Kirono di sela Deklarasi Barisan Petani Tembakau dan Sarikat Petani Maju Temanggung dukung Prabowo Gibran di Lapangan Karangsari Watukumpul, Temanggung, Kamis 25 Januari 2024.
Condro Kirono menegaskan, Indonesia merupakan negara agraris. Jumlah pekerja di sektor pertanian, kehutanan dan perikanan lebih dari 40 juta orang. Namun pertumbuhan sektor tersebut sangat rendah, dan sumbangan ke perekonomian Indonesia hanya 12 persen saja.
Hal ini menimbulkan keprihatinan bagi seluruh pekerja di sektor agraris yakni petani. Apalagi bagi petani Indonesia dengan berbagai problem seperti kesulitan akses bibit, akses pupuk bersubsidi, pengelolaan hasil pertanian, kendala pemasaran, dan sebagainya. Dirinya pun memastikan bahwa jika terpilih nanti, pasangan capres dan cawapres Prabowo-Gibran akan memiliki keberpihakan ke petani.
Sementara Ketua Barisan Petani Tembakau Temanggung, Andi Sumangkar menegaskan, pihaknya menginginkan pemimpin Indonesia di masa depan yang peduli dengan masa depan dan kesejahteraan petani Indonesia.
“Maka dari itu kami Barisan Petani Tembakau Temanggung dan Serikat Petani Maju komitmen mendukung Paslon nomor 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia,” ujar Ketua Barisan Petani Tembakau Temanggung, Andi Sumangkar.
Menurutnya sosok Prabowo merupakan sosok yang sangat peduli dengan keberadaan dan kesejahteraan petani sejak dulu. Sementara Gibran Rakabuming merupakan sosok pemimpin Surakarta yang sudah teruji.
“Harapannya masyarakat petani tembakau pada umumnya dan Temanggung pada khususnya agar capres dan cawapres 02 memperhatikan nasib petani mulai dari hulu hingga hilir, sehingga kesejahteraan bisa meningkat dan berkelanjutan,” tegasnya.
Beberapa harapan Barisan Petani Tembakau dan Sarikat Petani Maju pada Prabowo-Gibran yakni Penetapan harga beli tembakau oleh pabrik rokok harus bersifat transparan dan publikasi, segala regulasi lebih memihak kepada petani agar sarana produksi pertanian dapat didistribusikan dengan baik dan tepat sasaran.
Pada bagian lain, dirinya juga berharap regenerasi petani yang seimbang. Petani saat ini didominasi oleh masyarakat yang sudah berumur dan tua. Sementara regenerasi dirasa sangat kurang.
Dirinya berharap di era kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka nanti, mampu meningkatkan baik kuantitas dan kualitas petani milenial yang berdaya saing tinggi.
“Mulai banyak petani petani muda bermunculan, banyak anak muda bangga menjadi petani. Jadikan petani itu pekerjaan yang keren dan tren,” tutupnya.
Coach Petani Milenial dan juga Wakil Ketua BPD HIPMI DIY, Deddy Prasetyawan menambahkan, perlunya ada terobosan dalam inovasi teknologi sektor pertanian agar mampu menarik petani muda dan merubah image petani muda yang modern dan berdaya saing tinggi.
“Pak Prabowo relationship-nya banyak di luar negeri, harapannya mampu menaikkan daya saing dan value petani muda di Indonesia,” bebernya.(HS)