in

Perkuat Peran Unit Pengumpul Zakat, Wali Kota Salatiga Minta ASN Jadi Motor Penggerak

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan berfoto bersama peserta Bimtek Optimalisasi Manajemen UPZ Instansi/Perangkat Daerah Kota Salatiga Tahun 2026, di Ruang Plumpungan, Gedung Setda Lantai 4, baru-baru ini. (Foto : salatiga.go.id)

 

HALO SALATIGA – Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Salatiga, harus menjadi motor penggerak ekosistem zakat.

Hal itu disampaikan Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan ketika membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Manajemen Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Instansi/Perangkat Daerah Kota Salatiga Tahun 2026, di Ruang Plumpungan, Gedung Setda Lantai 4, baru-baru ini.

Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus UPZ dari 32 instansi, di lingkungan Pemkot Salatiga.

Lebih lanjut Wali Kota meminta pengurus UPZ menjalankan tugas dengan niat ibadah, serta menjadi jembatan antara muzaki dan mustahik.

“Para pengurus UPZ adalah jembatan yang menghubungkan niat mulia para Muzaki dengan kebutuhan mendasar para Mustahik. Ini adalah tugas kemanusiaan yang sangat luhur, terutama dalam membantu saudara-saudara kita yang fakir dan miskin,” ungkap Robby.

Untuk penguatan ke depan, Wali Kota menginstruksikan dukungan penuh kepala perangkat daerah kepada UPZ, peningkatan literasi zakat bagi ASN, penyelarasan penyaluran ZIS dengan program penanggulangan kemiskinan, serta penerapan standar akuntabilitas Baznas di seluruh UPZ.

Dalam arahannya, Wali Kota juga mengapresiasi Baznas Kota Salatiga, yang konsisten menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

Ia menilai meningkatnya kepercayaan publik merupakan hasil dari tata kelola yang profesional dan amanah.

Berdasarkan evaluasi 2025, penerimaan ZIS menunjukkan tren positif dengan rata-rata kenaikan 41,26% per tahun dalam enam tahun terakhir.

Realisasi tahun lalu mencapai Rp5,1 miliar, dengan pertumbuhan rata-rata bulanan 62,16%, yang mencerminkan meningkatnya kesadaran berzakat.

Penyaluran dana dilakukan secara tepat sasaran, terutama kepada kelompok asnaf miskin yang menyerap hampir separuh total dana melalui ribuan paket bantuan. Hal ini dinilai sebagai kontribusi nyata dalam meringankan beban masyarakat.

Ketua Baznas Kota Salatiga, Ari H Iswanto, menyampaikan bahwa UPZ memiliki peran strategis dalam penguatan zakat secara spiritual dan sosial. Melalui bimtek ini, diharapkan pengurus semakin memahami regulasi dan tata kelola zakat yang profesional.

Kegiatan juga diisi dengan penyerahan Laporan Hasil Audit Keuangan Tahun Buku 2025 dari Baznas kepada Wali Kota, penyerahan SK, serta pentasharufan ZIS berupa bantuan ekonomi produktif dan bantuan kebencanaan bagi masyarakat terdampak. (HS-08)

 

 

Buka In House Training RSUD, Wali Kota Salatiga Tekankan Pelayanan Harus Luar Biasa

Semangat Emansipasi Kartini, Suci Indriani Buktikan Wasit Perempuan Bisa Tegas di Lapangan Hijau