in

Perkuat Cabor untuk Hadapi Porprov Jateng XVII/2026, KONI Kendal Gelar Rakor

Ketum KONI Kendal Subur Isnadi saat sambutan dalam rakor bersama cabang olahraga dalam rangka menghadapi Porprov Jawa Tengah XVII Semarang Raya 2026, di Ruang Abdi Praja Setda Kendal, Sabtu (25/10/2025).

HALO KENDAL – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kendal menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan cabang olahraga (cabor) dalam rangka menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Semarang Raya 2026.

Acara dipimpin Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi, dihadiri Wakil Ketua Umum II Bidang Binpres, Sunari Sofyan, Wakil Ketua Umum III Bidang Saepras, Moh Arfani, dan Wakil Ketua Umum IV Bidang Kesehatan, dr Turidin, serta jajaran pengurus KONI dan perwakilan pengurus cabor di Kendal, di ruang Abdi Praja Setda Kendal, Sabtu (25/10/2025).

Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perjuangan dari atlet cabor di ajang Babak Kualifikasi (BK) Porprov 2025.

“Jadi saat ini, masih ada beberapa cabang olahraga yang masih berjuang menjalani babak kualifikasi porprov karena sampai November 2025. Terima kasih kepada cabang olahraga yang telah berjuang dan berhasil lolos menuju Porprov Jateng ke-17 tahun 2026 mendatang di Semarang Raya,” ungkapnya.

Subur menyebut, dalam ajang porprov mendatang, Kendal mematok target posisi peringkat empat, dengan perolehan 47 medali emas, 44 perak dan 24 perunggu.

“Target ini sebenarnya tidak sulit tapi juga tidak mudah. Karena kita evaluasi hasil dari porprov lalu di Pati Raya. Untuk itu, kepada bagian litbang, bisa menginventarisir posisi atlet kita dibanding dengan daerah lain, hasil dari BK Porprov, potensi perolehan medali, dan lain-lain,” bebernya.

Pada kesempatan itu, Subur mengingatkan kepada pengurus cabor, terus meningkatkan jadwal latihan dan intensitasnya untuk memastikan atlet berada di puncak performa.

“Pastikan jadwal latihan dan kebutuhan sarpras sebagai penunjang latihan untuk dikordinasikan dengan pengurus KONI. Jangan sampai, ketidaklengkapan sarpras menjadi alasan tidak tercapainya prestasi atlet,” tandasnya.

Kemudian, lanjut Subur, mengukur kondisi fisik, dengan menggunakan sport science untuk mengukur dan mengevaluasi potensi fisik atlet, seperti pengukuran tinggi dan berat badan, antropometri, serta kebugaran fisik.

“Selain itu, menjalani latihan tambahan untuk mencegah cidera dan memastikan atlet mendapatkan waktu pemulihan yang cukup, salah satunya dengan berkoordinasi Bidang Kesehatan KONI Kendal,” imbuhnya.

Sebagai penutup Subur menyampaikan, kepengurusannya sebagai Ketum KONI Kendal akan berakhir di tahun 2026 mendatang. Sehingga harapannya, di akhir jabatannya, bisa memberikan yang terbaik untuk Kendal.

“Saya sudah 11 tahun memimpin KONI Kabupaten Kendal, dan selama itu saya punya cita-cita Kendal bisa meraih lima besar di ajang Porprov. Semoga apa yang menjadi cita-cita dan harapan kita bersama bisa tercapai,” harapnya.

Sementara Bidang Litbang, M Qinan Nakhur menyampaikan, Kendal menjadi tuan rumah untuk sembilan cabor.

“Untuk BK Porprov, Kendal mengikuti 44 cabor, 27 cabor sudah lolos, 10 cabor belum melaksanakan BK, dan dua cabor belum jelas jadwalnya. Kemudian ada satu cabor masih playoff, dan satu cabor otomatis lolos,” paparnya.

Qinan juga menyebut, ada lima cabor dari Kendal yang tidak lolos, dan enam cabor tidak mengikuti BK maupun porprov.

“114 nomor atau kelas lolos melalui BK Porprov 2025 dan 107 nomor atau kelas otomatis lolos Porprov 2026. Perkiraaan jumlah atlet ada 309 dan 77 pelatih yang akan berlaga di Porprov Jateng ke-17 di Semarang Raya,” imbuhnya. (HS-06)

Sosialisasi Rokok Ilegal di Purworejo, Bea Cukai Sebut Penerimaan Cukai Tembakau 150 Persen dari Target

Forkopimda Gelar Kelas Inspirasi di SMPN 4 Gombong, Bupati Kebumen Bagikan 6 Sepeda