HALO GROBOGAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, Kamis (28/12/2023), mengungkapkan komitmen Pemkab Grobogan untuk terus berinovasi, menarik minat pemustaka.
Sejumlah upaya dilakukan, termasuk dengan memperbaiki pelayanan, menambah fasilitas, serta meningkatkan kerja sama dengan lembaga pendidikan dan institusi lainnya.
Hal itu disampaikan Sekda Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, Kamis (28/12/2023), dalam acara peluncuran buku berjudul “Grobogan Mempesona: Berbicara Sejarah dan Potensi,”, di Gedung Wisuda Budaya Kabupaten Grobogan.
Hadir tokoh-tokoh masyarakat, kepala atau perwakilan perangkat daerah se-Kabupaten Grobogan, dan penggiat literasi di Kabupaten Grobogan.
Sekda Anang Armunanto, dalam sambutannya seperti dirilis setda.grobogan.go.id menyoroti upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan dalam meningkatkan literasi masyarakat melalui perpustakaan daerah.
Perpustakaan Daerah Kabupaten Grobogan, yang saat ini telah terakreditasi tingkat nasional dengan nilai baik (B), menjadi pusat inisiatif literasi.
Anang Armunanto menegaskan bahwa peningkatan jumlah koleksi, pembenahan sumber daya manusia (SDM), dan peningkatan fasilitas perpustakaan menjadi fokus utama.
Dalam konteks ini, peluncuran buku “Grobogan Mempesona”, menurut dia menjadi langkah positif untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
Buku yang menyajikan sejarah dan potensi Kabupaten Grobogan tersebut, dia harapkan dapat menjadi inspirasi bagi penulis lokal dan meningkatkan jumlah pengunjung perpustakaan.
Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Kabupaten Grobogan juga aktif melaksanakan kegiatan inklusi sosial melalui berbagai komunitas seperti Belajar Menggambar dan Mewarnai (Langgar), Ngobrol Pintar tentang Parenting (Ngopitop), Komunitas Ketrampilan Grobogan (Kotagro), Komunitas Menulis Grobogan (Tasmega), English Fun For Kids, dan English Conversation Club.
Pelatihan Komputer Dasar dan internet juga diselenggarakan secara gratis untuk masyarakat umum.
Sekda Anang Armunanto mengungkapkan kebanggaannya terhadap terbitnya buku ini.
“Alhamdulillah, buku ini diharapkan menjadi pendorong bagi yang lain untuk mengeksplorasi potensi Grobogan. Harapan kita, masyarakat dapat lebih mengenal sejarah dan potensi yang luar biasa di Kabupaten Grobogan,” katanya.
Dalam upaya meningkatkan indeks literasi, Kabupaten Grobogan telah meluncurkan program literasi kabupaten dengan konsep “satu guru satu buku, satu siswa satu buku,” yang telah berjalan sukses.
Sementara, Kepala Dinarpusda Kabupaten Grobogan, Supriyanto, mengatakan launching buku ini sebagai upaya menambah koleksi buku dari penulis lokal sebagai bagian dari upaya menggali sejarah dan potensi daerah, juga untuk memberikan kesempatan pada bakat-bakat lokal untuk bersinar. (HS-08)