in

Peringati HUT ke-25, Baznas Wonosobo Beri Pelatihan Menjahit Bagi Mustahik

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-25 Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), di Kantor Baznas Wonosobo, Selasa (20/1/2026). (Foto : wonosobokab.go.id)

 

HALO WONOSOBO – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Wonosobo, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25, dengan melaksanakan berbagai kegiatan, antara lain menggelar Program Pelatihan Menjahit bagi mustahik, di Kantor Baznas Wonosobo, Selasa (20/1/2026).

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, dalam sambutannya menegaskan bahwa zakat berperan sangat penting, dalam pembangunan bangsa dan daerah.

Menurutnya, zakat tidak hanya sebatas kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen untuk memperkuat perekonomian dan mengentaskan kemiskinan umat.

“Di usia Baznas yang ke-25 ini, kita ingin menguatkan kembali kesadaran akan pentingnya zakat bagi pembangunan, bagaimana zakat mampu memperkuat perekonomian anak bangsa dan mewujudkan masyarakat Wonosobo yang sejahtera, adil, dan makmur. Peran Baznas sangat strategis sebagai mitra pemerintah,” kata Bupati, seperti dirilis wonosobokab.go.id.

Afif mengapresiasi atas meningkatnya kesadaran berzakat, khususnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Wonosobo.

Saat ini, partisipasi ASN dalam menunaikan zakat melalui Baznas telah mencapai 55 persen, dan diharapkan terus meningkat setiap tahunnya.

“Ini tentu masih menjadi pekerjaan rumah bersama, namun manfaat zakat sudah sangat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Berbagai program Baznas Wonosobo yang bersinergi dengan pemerintah daerah pun terus dikembangkan.

Mulai dari pemberdayaan santri melalui pelatihan membatik di pesantren, pembinaan pelaku UMKM, hingga kepedulian terhadap pekerja rentan seperti pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dengan pemberian alat pelindung diri berupa sepatu boot, sarung tangan, dan masker demi menjaga kesehatan mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab saat ini fokus pada upaya penurunan angka kemiskinan dan stunting.

Kehadiran Baznas dengan program-program pemberdayaan, seperti pelatihan keterampilan, menjadi bagian penting dari solusi di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah.

“Pembangunan harus dimulai dari keluarga. Ketika keluarga kuat secara ekonomi, maka daerah juga akan kuat. Sinergi antara pemerintah dan Baznas menjadi kunci,” tegasnya.

Selain itu, Ia menyebut Baznas Wonosobo sebagai mitra strategis pemerintah, selama ini hadir dengan gerak cepat dalam membantu masyarakat di berbagai kondisi.

Keberhasilan Baznas Wonosobo tercermin melalui lima program unggulannya, yakni Wonosobo Cerdas, Wonosobo Sehat, Wonosobo Makmur Sejahtera, Wonosobo Taqwa, dan Wonosobo Peduli, yang menyentuh langsung aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, keagamaan, hingga kebencanaan.

Selaras dengan tema milad ke-25, “Zakat Menguatkan Indonesia”, Bupati menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel agar kepercayaan masyarakat terus terjaga.

Sementara itu, Ketua Baznas Wonosobo, H Priyo Purwanto, menyampaikan, Program Pelatihan Menjahit bekerja sama dengan BLK-Disnakerintrans, diikuti oleh 15 orang peserta mustahik.

Program ini tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga keterampilan dan bantuan mesin jahit sebagai modal usaha, sehingga para peserta diharapkan mampu menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya secara ekonomi.

“Kami ingin bantuan zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Jelas Priyo, tahun lalu pihaknya berhasil menghimpun dana zakat sekitar Rp7 miliar, dan menargetkan peningkatan menjadi Rp8 miliar pada tahun 2026.

Dana tersebut disalurkan sesuai dengan asnaf dan lima program utama Baznas, dengan sasaran utama masyarakat fakir dan miskin.

Memperingati HUT ke-25 ini, Baznas Wonosobomenyalurkan berbagai bantuan, di antaranya pelatihan menjahit, santunan fakir miskin, bantuan sarana prasarana untuk pelaku UMKM, bantuan kebencanaan, serta bantuan sepatu dan sarung tangan bagi pemulung TPA, dan berbagai program sosial lainnya.

Melalui peringatan HUT ke-25 ini, Baznas Wonosobo meneguhkan komitmennya untuk terus menjadi lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Wonosobo. (HS-08)

 

 

Dukungan Bupati Karanganyar pada Tim Pencarian Korban Hilang di Bukit Mongkrang

Bulan Dana 2025 PMI Temanggung Lebihi Target, Bupati Agus Setyawan Minta  Dikawal Penyalurannya