in

Peringati Hari Pramuka ke 61, Bupati Kebumen Cerita Pernah Ikut Jambore di Widoro

Bupati Arif Sugiyanto menghadiri peringatan Hari Pramuka ke 61, Minggu (14/8/2022), di Bumi Perkemahan Pramuka, Desa Widoro, Kecamatan Karangsambung. (Foto : Kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Para anggota penggalang yang mengikuti Jambore Cabang yang digelar Kwartir Cabang Kebumen, harus menggantungkan cita-cita yang tinggi, dan kemudian berusaha keras dan pantang menyerah untuk mencapainya. Mereka bisa menjadi bupati, gubernur, atau presiden.

Motivasi itu disampaikan Bupati Arif Sugiyanto, ketika menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Pramuka ke 61, yang jatuh pada Minggu (14/8/2022), di Bumi Perkemahan Pramuka, Desa Widoro, Kecamatan Karangsambung.

Selain peringatan Hari Pramuka, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kebumen, juga menggelar Jambore Cabang SD/MI tingkat Kabupaten, 12-14 Agustus 2022.

Bupati yang sekaligus menjabat Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kwarcab Kebumen, sangat menyambut baik diadakannya Jambore cabang, yang juga dalam rangka memeriahkan Hari Pramuka ke 61, serta HUT RI ke 77.

“Di Widoro ini saya jadi ingat puluhan tahun yang lalu, di mana saya sama seperti kalian, menjadi bagian dari Pramuka Penggalang yang ikut dalam kegiatan Jambore Cabang. Jadi ini seperti mengulang kenangan, betapa asyiknya menjadi anak Pramuka,” kata Bupati, seperti dirilis kebumenkab.go.id.

Bupati bercerita, saat masih sekolah, yakni pada 1990, dia pernah ikut Jambore di Widoro, di mana pada saat itu, Bupati Kebumen dijabat oleh Amin Soedibyo.

Saat itu dia tak menyangka bakal kembali hadir di acara jambore cabang di Widoro, dengan kapasitas berbeda, yakni sebagai Bupati Kebumen.

“Makanya bukan hal yang tidak mungkin, besok puluhan tahun yang akan datang, kalian adik-adik Pramuka yang ikut Jambore sekarang ini, ada yang jadi bupati. Atau bahkan ada yang jadi gubernur, jadi istri bupati, istri gubernur. Bila perlu bercita-cita jadi Presiden,” terang Bupati.

Bupati menekankan, Gerakan Pramuka adalah organisasi yang mengedepankan pendidikan karakter sesuai dengan nilai dasa dharma. Ia pun merasa banyak mendapatkan manfaat dari adanya Pramuka. Salah satunya adalah ketekukan, dan disiplin, pantang menyerah.

“Nilai-nilai Pramuka yang ada dalam Dasa Dharma inilah yang kita harapkan bisa menjadi pondasi dan pegangan bagi anak-anak kita untuk menggapai cita-citanya. Dan saat dewasa nanti kalian bisa menceritakan kenangan ini kepada generasi kalian selanjutnya,” tutur Bupati.

Diketahui, Jambore Cabang Pramuka Kwarcab Kebumen diikuti oleh 48 regu putra dan 48 regu putri. Setiap regu berjumlah 8 anak penggalang. Jadi total peserta sebanyak 768 anak. Jika digabung bersama pembina, pendamping serta pendukung, dan Pengombyong total ada 1.568 orang.

Mereka merupakan peserta Pramuka tergiat dari masing-masing Kwartir Ranting (Kwaran) di 26 kecamatan.

Adapun kegiatannya adalah Pentas Seni, Halang Rintang, Semapur, Tali Temali, Ceramah Bela Negara, Precenter Cilik, Resensi Film, Kegiatan Bakti sosial, Pionering, K3 Perkemahan, Hasta Karya, Penjelajahan dan masih banyak lainnya. Beberapa kegiatan juga dilombakan dengan hadiah menarik. (HS-08)

Bareng Ketua TP PKK Kebumen, Desa Jatisari Gelar Lomba Meriahkan HUT RI

Peringatan Hari Pramuka ke-61, Narapidana Lapas Semarang Jadi Petugas Upacara Bendera