HALO SURAKARTA – Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, memantau sekaligus memimpin pengamanan malam perayaan tahun baru Imlek 2576 Kongzili / 2025 M, di depan Balai Kota Surakarta, Selasa (28/01/2025) malam.
Pada kegiatan pengamanan itu, Polresta Surakarta mengerahkan personel hingga 200 orang, terdiri atas Polri, TNI, Satpol PP Kota Surakarta, dan Dishub Kota Surakarta.
Pengamanan terutama dilakukan di lokasi pesta kembang api, pusat keramaian, dan ruas jalan utama.
Kombes Pol Catur mengatakan personel melakukan pengamanan di halaman depan Balai Kota Surakarta dan depan Pasar Gede yang menjadi pusat keramaian warga yang menyaksikan pesta kembang api.
Informasi yang dihimpun, Car Free Night (CFN) berlangsung di Jl Jenderal Sudirman depan Balai Kota sampai dengan Jl Urip Sumoharjo depan Pasar Gede.
Penutupan kedua jalan tersebut mulai dari perempatan Bank Indonesia sampai dengan perempatan Warung Pelem.
Kapolresta menyampaikan, perayaan Imlek ada kembang api di balai kota sampai dengan Pasar Gede. Kegiatan dimulai pukul 19.00 WIB sampai dengan selesai.
Adapun penutupan jalur mulai dari perempatan Bank Indonesia Jl Jendral Sudirman kemudian warung pelem, Jl RE Martadinata, Jalan Arifin dan Jl Suryopranoto.
Sementara itu ribuan warga Solo menghadiri puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili di Kota Solo, Selasa (28/1/2025) malam.
Mereka menyaksikan pesta kembang api yang berlangsung hampir 25 menit.
Masyarakat mulai berdatangan di kawasan Balai Kota Jl Jendral Sudirman dan Pasar Gede Jl Urip Sumoharjo selepas magrib. Sementara pesta kembang api baru berlangsung pukul 24.00 WIB.
Sembari menunggu pesta kembang api, warga memanfaatkan moment menyaksikan pertunjukan seni liong dan barongsai di halaman Balai Kota Solo.
Sementara di kawasan Tugu Jam Pasar Gede terdapat hiburan musik. Akses Jl Jendral Sudirman, Jl Urip Sumoharjo, RE Martadinata, Jl Arifin dan Surya Pranoto sampai macet total.
Tak sedikit kendaraan yang terjebak kemacetan di kawasan Jensud hingga pesta kembang api bubar.
Warga Yogyakarta, Anto mengatakan dia khusus datang ke Solo untuk menikmati suasana pergantian tahun Imlek.
“Kalau di kota lain kan biasa ada lampion, terus ada pertunjukan barongsai di lokasi tertentu. Kalau di sini kan semua membaur tak ada batas, sampai ada kembang api juga,” ucap dia yang datang bersama keluarga. (HS-08)