in

Perangi Korupsi, Heri Pudyatmoko Wakil Ketua DPRD Inginkan Desa Jadi Garda Terdepan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko saat mengisi kegiatan di Wonosobo, belum lama ini.

HALO SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko menyatakan bahwa desa seharusnya menjadi benteng pertama dalam pencegahan tindak pidana korupsi. Menurutnya, pengelolaan dana desa yang terus meningkat setiap tahun menuntut sistem yang transparan dan perangkat desa yang berintegritas.

“Kalau kita ingin membangun dari desa, maka desa juga harus bersih dari praktik korupsi. Kuncinya adalah transparansi dan keterlibatan masyarakat,” kata Heri saat ditemui di Wonosobo.

Heri menekankan bahwa pemahaman soal etika pengelolaan anggaran harus menjadi bagian dari pelatihan wajib bagi kepala desa dan perangkat. Ia menyebut, banyak pelanggaran terjadi bukan karena niat jahat semata, tapi karena kurangnya pemahaman regulasi dan lemahnya pengawasan.

“Pemerintah desa harus tahu, semua pengeluaran pakai uang negara. Dan setiap rupiah harus bisa dipertanggungjawabkan. Ini bukan urusan teknis, tapi urusan moral dan kepercayaan publik,” tegas politisi Partai Gerindra itu.

Ia juga mendorong agar dinas terkait dan Inspektorat daerah rutin turun ke desa, tidak hanya saat ada masalah. Menurutnya, pendekatan pembinaan jauh lebih efektif daripada semata-mata pendekatan penindakan.

“Kalau perangkat desa didampingi, dikasih tahu cara membuat laporan keuangan dengan benar, maka potensi penyimpangan bisa dicegah dari awal,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko saat mengisi kegiatan di Wonosobo, belum lama ini.

Selain pembinaan teknis, Heri mendorong penguatan pendidikan antikorupsi berbasis komunitas. Ia bahkan mengusulkan agar materi integritas dan pelayanan publik disisipkan dalam kegiatan PKK, karang taruna, dan forum warga.

“Kita tidak bisa berharap hanya pada kepala desa. Masyarakat juga harus paham dan berani bersuara kalau ada yang tidak beres. Inilah makna demokrasi desa yang sebenarnya,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan legislatif, Heri mengatakan bahwa DPRD Jawa Tengah tengah mengkaji regulasi pendukung untuk memperkuat sistem pelaporan online dan kanal pengaduan publik. Khususnya yang menjangkau hingga ke desa-desa terpencil. Heri menegaskan, dana desa adalah harapan. Tapi tanpa pengawasan, dana itu bisa jadi masalah. “Mari kita jaga bersama. Desa kuat, Indonesia kuat,” pungkasnya.(HS)

Bupati Karanganyar Ungkap Komitmen Bangun Rumah Singgah

Perempuan Mandiri dan Telindungi, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Jateng Heri Pudyatmoko