HALO JEPARA – Furnitur produksi industri kecil menengah (UKM) dari Kota Ukir Jepara, nampaknya makin diminati oleh calon pembeli dari Eropa.
Hal itu pula yang diungkapkan seorang pengusaha asal Belanda, Roy Wesenhagen, dalam sosialisasi, yang dilaksanakan bekerja sama dengan Export Center Surabaya (ECS) Kementerian Perdagangan RI ini.
Dalam kegiatan ini, Pemkab Jepara mengikuti dari Aula Sultan Hadlirin, Gedung MPP Ratu Kalinyamat, Kamis (28/8/2025).
Hadir pula secara daring Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, mewakili Bupati Jepara H Witiarso Utomo dan Kepala Pengelola ECS Toto Dirgantoro.
Hadir secara luring, Kepala Disperindag Jepara Zamroni Lestiaza, bersama sejumlah pelaku IKM.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar menyampaikan apresiasi kepada ECS, atas kerja sama yang dilakukan, khususnya dalam mendukung kegiatan ekspor dan pengembangan potensi produk Jepara, seperti furnitur, tenun, dan industri kreatif lainnya.
Ia menekankan bahwa kerja sama tersebut tidak sekadar menyangkut transaksi perdagangan, tetapi juga membuka wawasan mengenai standar mutu dan inovasi yang saling menguntungkan.
“Produk ekspor Jepara tidak hanya diminati, tetapi juga telah melalui uji kualitas dan memenuhi standar internasional,” kata dia, seperti dirilis jepara.go.id.
Berdasarkan data tahun 2024, Jepara mengekspor produk dengan total 74 juta kilogram ke 75 negara, dengan nilai ekspor lebih dari 589 juta dolar Amerika Serikat (USD), atau sekitar Rp9,48 triliun.
Dari jumlah tersebut, sekitar 30 persen merupakan komoditas furnitur kayu dengan nilai transaksi mencapai Rp2,8 triliun.
Selain furnitur, sejumlah komoditas lain juga berkontribusi, antara lain garmen dan tekstil, alas kaki dan tas, semen, terakota dan tembikar, serta produk olahan ikan.
“Capaian ini membuktikan bahwa pelaku usaha Jepara memiliki mutu, keunikan desain, dan konsistensi produksi yang dapat diandalkan. Saya meyakinkan kepada Mr. Roy, bahwa Anda akan mendapatkan jaminan produk berkelas dunia yang siap bersaing di pasar Eropa,” tandasnya.
Ia pun mendorong para pelaku usaha yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik serta berkomitmen menghasilkan produk berkualitas yang mampu bersaing di pasar global. Pemerintah Kabupaten Jepara, lanjutnya, siap memberikan pendampingan dan dukungan promosi agar produk IKM Jepara semakin dikenal di kancah internasional.
Dalam diskusi bersama pelaku usaha, ia aktif menanyakan pengalaman ekspor, standar keamanan pengiriman, serta jaminan garansi produk. (HS-08)