in

Pengakuan Pencuri Besi Penyaring Banjir di Semarang, Tak Sempat Jual Keburu Ditangkap

HALO SEMARANG – Dua orang yang mencuri besi penyaring banjir di Jalan Tlogosari Raya telah diamankan kepolisian. Kasus ini sempat viral di media sosial karena aksi pencurian yang mereka terekam kamera CCTV.

Dua tersangka tersebut masing-masing bernama Untung Sarwoto dan Bambang Setiawan warga Kota Semarang. Di hadapan polisi dan awak media, pelaku Untung mengaku yang mempunyai niat awal untuk menggasak besi-besi itu.

Ia mengaku, pencurian dilakukan dengan spontan dengan menyasar besi saluran air di sepanjang Jalan Tlogosari Raya, Kecamatan Pedurungan, Selasa (16/1/2024) sekira pukul 02.30 WIB.

“Tiap ambil besi butuh 4 menit, total besi yang diambil sebanyak 11 besi,” ujar Untung saat rilis kasus di Pos Simpang Lima, Jumat (19/1/2024).

Sementara tersangka Bambang menuturkan, barang curian tersebut belum sempat terjual lantaran empat jam setelah pencurian keburu tertangkap polisi.

“Belum sempat jual karena keburu ketangkap di Tlogosari. Rencana mau jual di lapak rongsokan,” terangnya.

Lempengan besi tersebut berbobot sekira 20 kilogram. Harga pasaran besi saat ini seharga Rp 5.500 perkilogram.

Meski kerugian yang dialami Pemkot Semarang sekira Rp 1.210.000, namun akibat ulah dua pencoleng kelas teri ini, saluran air bisa mampet. Terlebih saaat musim hujan seperti sekarang.

“Nyurinya pakai mobil pikap milik saya. Rencana hasil nyuri untuk makan,” terangnya.

Di sisi lain, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menuturkan, ada 11 lempengan besi yang dicuri oleh komplotan tersebut. Pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang sebagai pemilik besi sudah membuat laporan polisi.

“Dari peristiwa ini, kami menyita barang bukti pikap, karung, besi pencongkel, dua dan duah balok kayu,” tuturnya.

Ia menambahkan, kasus ini tak berhenti di sini saja karena nantinya ada koordinasi dengan DPU untuk melihat berapa saluran air yang hilang. “Jadi masih dikembangkan, bisa saja ada kelompok lain,” imbuhnya.(HS)

Tampung Aduan Nelayan, Pemprov Jateng Kawal Perizinan Penangkapan Ikan

Pemuda di Semarang Ditusuk Usai Lindungi Ibunya dari Godaan Pria Lain