in

Penerimaan PBB-P2 Lebihi Target, Bupati Purbalingga Beri Penghargaan pada Desa Terbaik

Acara pemberian penghargaan pada desa atau kelurahan yang tercepat dalam melunasi PBB-P2. (Foto : purbalinggakab.go.id)

 

HALO PURBALINGGA – Penerimaan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Purbalingga tahun 2023, mencapai 103,18 persen atau melebihi target yang ditetapkan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Purbalingga, Herni Sulasti pada acara Penyerahan DPA SKPD TA 2024, yang dirangkai dengan pemberian penghargaan penyusunan LK SKPD Tahun 2022, serta pemberian penghargaan pelunasan PBB P2 tercepat tahun 2023.

“Perlu kami laporkan bahwa sampai tanggal 29 Desember 2023, realisasi PBB-P2 telah mencapai Rp 25.793.955.000 atau 103,18 persen dari target yang ditetapkan sebesar 25 miliar rupiah,” katanya.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengapresiasi capaian penerimaan PBB-P2 tahun 2023 tersebut dan memberikan penghargaan kepada kecamatan dan desa/kelurahan atas optimalisasi penerimaan PBB-P2 tahun 2023.

Pemberian penghargaan berlangsung di Operation Room Graha Adiguna Purbalingga, Kamis (4/1/24).

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Camat dan Kepala Desa atau Lurah yang sudah mendukung tercapainya target pendapatan PBB-P2. PBB-P2 merupakan instrumen pendapatan yang sangat penting bagi pemerintah daerah, sebagai salah satu penyumbang PAD yang cukup besar tentu sangat dibutuhkan untuk membiayai pembangunan,” kata Bupati, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.

Bupati juga menyampaikan harapan, realisasi penerimaan PBB-P2 tahun 2024 harus lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

“Dengan dukungan dan kerja sama yang baik dari seluruh pihak, saya berharap pelunasan PBB-P2 tahun 2024 akan bisa dilaksanakan dengan lebih cepat, dan pelunasanya tidak perlu menunggu sampai dengan batas akhir masa pembayaran,” tambahnya.

Kades Bojongsari, Suroyo, mengatakan Desa Bojongsari sudah 4 kali berturut-turut menjadi desa tercepat dalam pelunasan PBB-P2.

“Desa Bojongsari per tanggal 5 Mei selesai, sehingga alhamdulillah pada pagi hari ini bisa mendapatkan hadiah dari Pemerintah Daerah berupa komputer, mudah-mudahan nanti bisa bermanfaat. Cara untuk pelunasan sangat mudah, setiap ada pertemuan RT kita sosialisasi kaitannya percepatan wajib pajak. Rekan Kadus bekerja sama dengan RT sehingga sangatlah mudah untuk mencapai keberhasilan pajak tercepat,” katanya.

Untuk diketahui, terdapat 11 desa / kelurahan dan 3 kecamataan yang mendapat penghargaan, yaitu Desa Wanogara Kulon, Desa Nangkasawit dan Desa Kabunderan untuk kategori ketetapan PBB-P2 di bawah Rp 50 juta.

Selain itu juga Desa Pekalongan, Desa Brecek dan Desa Kradenan untuk kategori ketetapan PBB-P2 sebesar Rp 50 juta – Rp 100 juta.

Sedangkan kategori ketetapan PBB-P2 di atas Rp 100 juta diberikan kepada Desa Bojongsari, Desa Senon dan Desa Pangempon.

Untuk Tingkat Kelurahan diberikan kepada Kelurahan Kembaran Kulon dan Kelurahan Mewek.

Adapun tingkat Kecamatan, diberikan kepada Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Kejobong dan Kecamatan Kaligondang. (HS-08)

Isi Kekosongan Jabatan, PJ Bupati Cilacap Lantik Delapan Kepala Dinas

Tabrakan Kereta di Bandung, Kemenhub Turunkan Tim Evakuasi,PT KAI Mohon Maaf