Pemkab Kendal Siapkan Tempat Relokasi Pedagang Pasar Weleri

Para pedagang mencoba mengamankan barang-barang yang masih bisa diamankan dari kasus kebakaran Pasar Weleri, Kendal, Jumat (13/11/2020).

 

HALO SEMARANG – Kebakaran besar melanda Pasar Weleri, Kendal pada Kamis (12/11/2020) malam sekitar pukul 21.30.

Kebakaran baru bisa dipadamkan pada Jumat (13/11/2020) pukul 05.00 WIB. Akibatnya 95 persen kios di pasar tradisional dua lantai itu ludes dilalap si jago merah.

“Api baru bisa dipadamkan pukul 05.00 WIB pagi dan kami masih melakukan pendinginan di sejumlah titik api,” kata Toni Ari Wibowo, Kepala Satpol PP dan Damkar Kendal, Jumat (13/11/2020) pagi.

Pemkab Kendal mempersiapkan pasar sementara untuk menampung pedagang yang lapak atau kiosnya terbakar dalam musibah ini.

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kendal, Yanuar Fatoni mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan pasar sementara untuk menampung pedagang.

“Terdapat beberapa lokasi alternatif, tetapi masih akan dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Kami siapkan pasar darurat. Ada beberapa lokasi alternatif. Namun menunggu pembahasan bersama TAPD,’’ terangnya, Jumat (13/11/2020).

Dikatakan oleh Yanuar, ada ribuan pedagang yang terdampak dalam musibah kebakaran ini.

“Di lantai dua terdapat 56 kios dan 906 los, sedangkan di lantai satu 164 kios dan 664 los. Selain itu terdapat 16 kios di bawah tangga dan kios yang digunakan untuk mushala tujuh unit. Jadi semuanya ludes terbakar,’’ paparnya.

Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo melalui Kapolsek Weleri AKP Miyardi mengatakan, pihaknya belum bisa menduga penyebab kebakaran.

“Kami masih menunggu hasil penyelidikan terkait musibah dan menunggu hasil Tim Laboratorium Forensik Polda Jateng untuk melaksanakan olah tempat kejadian perkara. Pasar sementara kami tutup karena sedang proses pendinginan,’’ kata AKP Miyardi.

Sejauh ini petugas masih terus berusaha memadamkan api lantai atas dan lantai bawah Pasar Weleri, untuk itu Satlantas Polres Kendal menutup jalur utama menuju arah kota Weleri.

Menurut anggota Unit Lakalantas Polsek Weleri, Bripka Saiful, kendaraan besar yang akan melintas jalan utama Weleri untuk sementara dialihkan, agar proses pemadaman cepat selesai.

“Penutupan arus lalu lintas ini dilakukan untuk memberikan akses jalan puluhan mobil pemadam yang menuju ke lokasi kebakaran,” ujarnya.

Sementara pada pukul 14.00 WIB, kepulan asap masih nampak di area lokasi kebakaran pasar Weleri.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.