HALO KENDAL – Game online telah menjadi salah satu sarana hiburan baru yang akrab di kalangan masyarakat Indonesia. Bahkan tahun 2017 industri game online di Indonesia berada pada posisi ke-16 dalam daftar pasar game online terbesar di dunia.
Berdasarkan versi Newzoo, player game online di Indonesia berjumlah lebih kurang 43,7 juta dan potensi penghasilan mencapai Rp11,9 triliun.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta KONI, secara resmi mengakui e-sports sebagai sebuah cabang olahraga prestasi di Indonesia, pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat 2020 yang berlangsung secara virtual pada 25-27 Agustus 2020.
Perkembangan e-sport ini sangat pesat. Hingga saat ini e-sport pun sudah disandingkan olahraga populer seperti sepak bola ataupun bola basket. Meskipun elektronik namun tetap mengandalkan strategi, fokus dan ketahanan fisik saat bertanding, sehingga disebut olah raga.
Sejak itu e-sports dapat ikut dipertandingkan pada kompetisi-kompetisi resmi tingkat nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).
Di Kabupaten Kendal, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kendal, menggelar Kejuaraan Bupati Cup e-Sport 2022, yang berlangsung selama empat hari. Yaitu Sabtu-Minggu (3-4/12/2022) di Aula Dinas PUPR Kendal, dan Sabtu – Minggu (10-11/12/2022), di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal.
Ketua Panitia Penyelenggara Bupati Cup e-Sport Arena 2022, Wiwit Andariyono sekaligus Kepala Diskominfo Kendal dalam sambutan laporannya mengatakan, di Kabupaten Kendal juga dipertandingkan Bupati Cup E-sport Arena 2022 yang pertama kali, yang memperebutkan Piala Bupati Kendal.
“Diharapkan, dengan digelarnya event kejuaraan dapat menjadi magnet wisatawan baru untuk penyelenggaraan event dan pariwisata sehingga memberikan efek domino pada perekonomian masyarakat Kendal,” harapnya.
Untuk kejuaraan dibagi dalam dua katagori, untuk mobil legend diikuti 150 tim dengan satu tim berjumlah lima orang dan PUBG dengan 33 tim, dengan masing-masing tim berjumlah empat orang.
Sementara itu, untuk hadiah dan bonus menurut Wiwit cukup lumayan. Selain mendapatkan hadiah uang tunai dan piala Aklirik, peserta juga mendapatkan sertfikat dari kompetisi yang diikuti ini.
“Untuk para juara satu mendapatkan uang tunai Rp 10 juta, posisi kedua mendapatkan uang tunai Rp 8 juta, peringkat ketiga, mendapatkan uang tunai Rp 7 juta rupiah, dan peringkat keempat mendapatkan uang tunai Rp 5 juta dipotong pajak. Sedangkan utuk Juara Most Valuable Player (MVP) mendapatkan sertifikat dan uang tunai Rp 1 juta. Semua hadiah uang tunai dipotong pajak,” bebernya.
Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, dirinya menyambut baik dan positif, dengan terselenggaranya kegiatan lomba E-Sport, PUBG Mobile dan Mobile Legends tersebut.
Karena bertujuan sebagai ajang silaturahmi sesama tim e-sport dan masyarakat Kendal. Dalam melatih koordinasi dan kerjasama antar anggota Tim E-Sport dan meningkatkan bakat pemain dan peserta dalam permainan.
Menurut Bupati, digelarnya kejuraan, dalam rangka ajang pencarian bibit atlet e-sport yang bisa mengharumkan Kabupaten Kendal di event-event nasional maupun internasional.
“Kejuaraan ini dapat membuktikan dan menunjukkan, bermain game tidak selamanya negatif. Karena bisa meningkatkan magnet wisatawan baru pada penyelenggaraan event dan pariwisata,
Selain itu, lanjut Dico, bisa menjembatani komunitas di Kabupaten Kendal sebagai wujud komitmen terhadap perkembangan melanjutkan karir mereka pada bidang yang lebih baik sama halnya yang terjadi pada atlet olahraga.
“Ini juga sebagai wujud dukungan visi misi Pemerintah Kabupaten Kendal, dalam meningkatkan SDM (sumber daya manusia) khususnya di bidang olahraga ketangkasan berbasis teknologi,” imbuh Bupati.
Salah seorang peserta, Alan dari Klub Ultramen Sport Kendal mengaku antusias mengikuti lomba E-Sport, PUBG Mobile dan Mobile Legends yang digelar Pemkab Kendal.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal, yang telah membuka jalur prestasi untuk olahrag e-sport, dengan digelarnya kejuaraan Bupati Cup E-Sport Arena 2022. Semoga kami menang,” ungkapnya. (HS-06)