in

Pemkab Demak Sebut Harga Barang Kebutuhan Pokok Terkendali Meski Fluktuatif

Suasana di pasar tradisional di Kabupaten Demak. (Foto : demakkab.go.id)

 

HALO DEMAK – Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Demak, Iskandar Zulkarnain, menyatakan bahwa harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di wilayah Demak, relatif masih terkendali meskipun sempat mengalami kenaikan harga.

Menurut Iskandar Zulkarnain, meskipun harga beras, baik premium maupun medium, sempat mengalami kenaikan dan kelangkaan di toko-toko retail modern, pantauan terakhir menunjukkan bahwa pasokan kedua jenis beras tersebut sudah mulai tersedia kembali, baik di pasar tradisional maupun toko retail modern, dan harga pun mulai stabil.

Selain itu, harga cabai dan bawang yang memang fluktuatif, masih dalam kondisi terkendali, dan harga kepokmas lainnya tetap stabil.

“Kenaikan harga beras secara nasional dipengaruhi oleh fenomena El Niño, namun berdasarkan pantauan di pasar rakyat dan toko modern, stok beras cukup dan harga stabil, tidak mengalami kenaikan yang signifikan meskipun harga beras medium naik sekitar Rp 1.000 per kilogram”, kata Iskandar, Selasa (27/02/2024), seperti dirilis demakkab.go.id.

Pihaknya juga menambahkan bahwa Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM Kabupaten Demak, dengan tugas dan fungsinya, terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap harga dan stok bahan kebutuhan pokok masyarakat.

“Kegiatan ini meliputi pemantauan stok dan harga kepokmas di pasar tradisional dan toko retail modern. Jika diperlukan, Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM Kabupaten Demak akan menggelar Operasi Pasar, khususnya untuk beras, dalam upaya pengendalian harga,” jelasnya.

“Langkah-langkah yang diambil oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Demak ini diharapkan dapat memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat, sehingga dapat terhindar dari dampak negatif terhadap harga dan kelangkaan barang”, tutupnya.

Berikut ini perkembangan Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat Minggu II – III Februari 2024 di Kabupaten Demak dari 5 Pasar pantauan di Kabupaten Demak, yaitu Pasar Bintoro, Pasar Mranggen, Pasar Karanganyar, Pasar Buyaran dan Pasar Sayung.

 

  1. Daging Ayam Ras Karkas, 1 kg = Rp. 33.333
  2. Telur Ayam Ras, 1 kg = Rp. 26.000
  3. Tepung Terigu, 1 kg = Rp. 12.000
  4. Kedelai Lokal, 1 kg = Rp. 12.000
  5. Kedelai Impor, 1 kg = Rp. 15.000
  6. Cabai Merah Keriting, 1 kg = Rp 71.333
  7. Cabai Merah Besar, 1 kg = Rp. 64.333
  8. Cabai Rawit Merah, 1 kg = Rp. 51.667
  9. Cabai Rawit Hijau, 1 kg = Rp. 50.000
  10. Bawang Merah, 1 kg = Rp. 25.000
  11. Bawang Putih Honan, 1 kg = Rp. 34.000
  12. Bawang Putih Kating, 1 kg = Rp. 40.000
  13. Kacang Tanah, 1 kg = Rp. 28.000
  14. Kacang Hijau, 1 kg = Rp. 21.000
  15. Jeruk Lokal, 1 kg = Rp. 25.000
  16. Gula Pasir Curah, 1kg = Rp. 16.000
  17. Minyak Goreng Curah,1 lt = Rp. 14.667
  18. Minyak Goreng Kemasan Premium, 1 lt = Rp. 19.667
  19. Minyakita, 1 lt = Rp. 14.667
  20. Beras Cap Delanggu (Premium), 1 kg = Rp. 15.500
  21. Beras Cap C4 (Sedang), 1 kg = 14.000

22. Beras SPHP Bulog, 1 kg = Rp. 10.500. (HS-08)

Bertemu PM Selandia Baru, Wapres Tekankan Peningkatan Peran Indonesia di Kawasan Pasifik

Ratusan Arsip Sejarah Batik Lasem Diajukan Jadi Memori Kolektif Bangsa