in

Pembangunan Desa Dinilai Lamban, Warga Desa Sendangsikucing Kendal Geruduk Balai Desa

Sejumlah warga Desa Sendangsikucing, Kecamatan Rowosari, Kendal mendatangi balai desa setempat, menuntut kepala desa segera menyelesaikan pembangunan desa, Senin (25/9/2023)

HALO KENDAL – Merasa kurang puas dengan dugaan lambannya pembangunan desa, warga Desa Sendangsikucing, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, geruduk balai desa setempat untuk meminta pertanggung jawaban kepala desa, Senin (25/9/2023).

Ketidakpuasan warga salah satunya dipicu dugaan molornya pembangunan desa wisata yang didanai dengan anggaran Rp 140 juta tersebut. Hingga sekarang pembangunan belum selesai. Padahal sesuai yang dijadwalkan seharusnya rampung pada bulan Juni lalu.

Sambil mengeluarkan uneg-uneg, sejumlah warga membentangkan beberapa kertas karton dengan berbagai tulisan yang menggambarkan ketidakpuasan.

Diantaranya, “Kami Sudah Bosan di PHP”, “Ngomong Tok Ora Ono Bukti” (bicara saja tanpa ada bukti), “Pengelolaan Dana Desa Sama Dengan Beristri Dua, Sama2 Tidak Pernah Transparan”, “Kembalikan Aset Desa yang Dijual”, “3 Taun Wae Koyo Ngene !!! Kok Njaluk 9 Taun” (tiga tahun saja seperti ini, kok minta sembilan tahun) dan sebagainya.

Menurut pengakuan salah satu warga yang mengikuti aksi, Hermanto, warga merasa tidak puas dengan kebijakan terkait pembangunan yang dilakukan Pemdes Sendangsikucing.

Ditegaskan, pemerintah desa dinilai tidak transparan dalam pengelolaan keuangan desa. Baik yang bersumber dari dana desa, maupun sumber lainnya.

Hermanto menyebut, warga juga menduga ada anggaran desa tahun 2023 yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Selain itu, minimnya pembangunan desa dan juga setiap kebijakan tanpa melibatkan masyarakat.

“Pembangunan desa terkesan asal-asalan, pengerjaannya tidak seratus persen dan kurang bermanfaat. Selain itu juga tidak bermanfaat atau tidak berfungsi sesuai kebutuhan. Selain itu, ada aset desa yang dijual, tidak sesuai dengan prosedur yang jelas,” ungkapnya.

Sementara itu di hadapan warga, Kepala Desa Sendangsekucing Harsoyo Budi Utomo berjanji, akan memenuhi tuntutan dan keinginan warga. Menurutnya, hal tersebut menjadikan pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah desa, dan segera merampungkan pembangunan yang sempat terhenti.

“Sebenarnya pembangunan desa wisata tidak mangkrak cuma belum selesai. Saya akan merampungkan pembangunan, dan saya yang bertanggungjawab. Insya-Allah pembangunan Desa Sendangsikucing bisa rampung tahun ini,” ungkapnya. (HS-06).

 

Usung Konsep Baru, Holding Ultra Mikro BRI Hadirkan SenyuM di Prambanan

Pj Gubernur Jateng Minta ASN Terus Jaga Netralitas Pemilu 2024