HALO SPORT – Menggantikan posisi Paulo Costa yang cedera merupakan peluang terbaik The Nigerian Nightmare, julukan Kamaru Usman, untuk kembali ke jalur kemenangan.
Usman, mantan juara kelas welter Ultimate Fighting Championship (UFC), akan menjadi lawan Khamzat Chimaev pada divisi menengah di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), 21 Oktober mendatang.
Pemenang duel Kamaru versus Khamzat berpotensi menjadi penantang gelar selanjutnya.
Saat ini sabuk juara kelas menengah UFC dipegang Sean Strickland.
Kondisi itu jelas sangat mengcewakan buat Dricus du Plessis.
Du Plessis, yang menempati urutan kedua di kelas menengah, secara teori lebih layak maju ke duel perebutan titel ketimbang Chimaev dan Usman.
’’Ini mungkin mengejutkan karena ada beberapa kandidat lain yang mungkin lebih pantas,’’ ujar Daniel Cormier, pengamat UFC, seperti dilansir dari Championat.
Cormier mengaku Dricus seharusnya maju ke duel perebutan gelar.
Jagoan asal Afrika Selatan (Afsel) ini menang delapan kali tanpa putus.
Kini, Du Plessis harus menunggu dengan harapan bisa mendapat giliran masuk laga perebutan titel.
Sementara itu, petarung kelas menengah UFC, Darren Till, menyatakan Si Serigala, julukan Chimaev, tak boleh meremehkan Usman.
Meski demikian, Till tetap menjagokan Khamzat.
’’Usman sangat kuat dan saya menghormatinya. Namun, di oktagon Chimaev bakal menghabisi dia,’’ tegas Till.
Si Serigala punya rekor impresif, yakni 12-0.
Adapun The Nigerian Nightmare memiliki catatan 20 kali menang dan tiga kali kalah. (HS-06)