in

Pelatihan BLK Rembang Tinggi Peminat, Dongkrak Daya Saing Tenaga Kerja

Pelatihan keterampilan di BLK Rembang. (Foto : rembangkab)

 

HALO REMBANG – Berbagai pelatihan yang digelar Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Rembang di Balai Latihan Kerja (BLK) mendapat respons tinggi dari masyarakat.

Berbagai bidang keterampilan yang ditawarkan, mulai dari komputer hingga otomotif, menjadi incaran calon peserta dari berbagai kecamatan.

Kepala Dinperinaker Rembang, Fery Sumardi, menyampaikan tingginya minat masyarakat terlihat dari banyaknya pendaftar di hampir seluruh program pelatihan.

Namun, keterbatasan kuota membuat pihaknya harus melakukan seleksi ketat agar pelatihan berjalan efektif.

“Hampir semua bidang diminati. Karena kuotanya terbatas, kita lakukan seleksi untuk tiap keahlian,” jelasnya, Senin (4/5/2026), seperti dirilis rembangkab.go.id.

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut didukung anggaran dari APBN sehingga pelaksanaannya mengikuti ketentuan yang berlaku.

Adapun bidang pelatihan yang dibuka meliputi komputer, pengelasan, servis sepeda motor, menjahit, tata boga, hingga servis AC.

Setiap kelas dibatasi maksimal 16 peserta guna menjaga efektivitas pembelajaran serta memastikan setiap peserta mendapatkan pendampingan optimal dari instruktur.

“Pelatihan ini menggunakan dana APBN, jadi pelaksanaannya sesuai aturan yang ada,” ucapnya.

Antusiasme peserta juga terlihat dari kesungguhan mereka selama mengikuti pelatihan.

Salah satu peserta pelatihan komputer, Naili Hidayah, warga Desa Sendangmulyo, Kecamatan Gunem, mengaku merasakan manfaat besar setelah mengikuti program tersebut selama tiga minggu.

“Dengan adanya BLK ini sangat membantu kami. Dari yang sebelumnya tidak tahu operasional komputer menjadi tahu. Kami belajar Microsoft Office setiap hari dari pagi sampai siang,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Hellena Aulia Fitra, peserta pelatihan otomotif asal Kecamatan Sumber.

Ia mengaku pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus memperdalam minatnya di bidang otomotif.

“Pelatihannya bagus, menambah wawasan dan pengalaman. Saya belajar bongkar-pasang mesin, memang sudah tertarik sejak SMA,” katanya.

Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali kemampuan komunikasi dan manajemen sebagai penunjang kesiapan kerja.

Pemkab Rembang berharap tingginya minat masyarakat terhadap pelatihan BLK ini dapat menjadi modal untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal di masa mendatang. (HS-08)

 

 

Perkuat Transformasi Digital, Pemkab Jepara Gelar DTS untuk ASN dan UMKM