in

Pelatih dan Pemain PSIS Minta Maaf usai Kalah Lawan Madura United

Pelatih PSIS, Gilbert Agius (dok). 

HALO SEMARANG – Pelatih dan pemain PSIS meminta maaf usai dikalahkan saat pertandingan melawan Madura United di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Minggu (16/3/2025) malam.

Kekalahan ini membuat Laskar Mahesa Jenar terperosok ke zona degradasi dengan peringkat 16. Sedangkan Madura United naik ke peringkat 15.

Pelatih PSIS, Gilbert Agius mengatakan jika pada pertandingan itu, timnya kurang beruntung. Ia menyebut, tanggung jawab kekalahan ini ada pada dirinya.

“Sebelumnya saya minta maaf kepada masyarakat Semarang dan pendukung PSIS atas hasil ini. Mungkin di gameweek kemarin kita beruntung bisa mencuri satu poin. Namun, di game ini kita kurang beruntung. Ini adalah tanggung jawab penuh saya, dan sekali lagi mohon maaf untuk hasil ini,” ujarnya usai laga.

Agius tak banyak komentar terkait performa anak asuhnya. Menurutnya, menang kalah adalah kebersamaan.

“Kami tidak mengomentari satu pemain, namun apabila menang atau kalah, ya ini untuk kita bersama,” katanya.

Salah satu pemain PSIS, Rahmat Syawal meminta maaf atas kekalahan ini. Ia memastikan akan melakukan evaluasi dan berusaha bermain maksimal di laga-laga selanjutnya.

“Kami minta maaf, hari ini kami kalah dengan skor yang tidak patutlah. Kami akan berusaha untuk kedepannya dan menjauh dari zona degradasi,” imbuhnya.

Setelah ini, PSIS akan mengalami jeda pertandingan cukup lama. Meski demikian, mereka harus bangkit mengingat di sejumlah laga terakhir tim berjulukan Laskar Mahesa Jenar itu belum pernah meraih kemenangan. Dengan menyisakan tujuh laga terakhir, PSIS harus bekerja ekstra keras agar lolos dari zona degradasi.

Berjalannya laga tersebut, PSIS sempat tertinggal terlebih dahulu oleh Madura United melalui gol yang dicetak oleh P. Monteiro di menit ke-18. Di babak kedua, PSIS berhasil menyamakan kedudukan melalui tandukan yang diciptakan oleh Gustavo di menit ke-57′.

Meski salah satu pemain Madura United diganjar kartu merah di menit ke-66, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu seperti tak pantang menyerah. Terbukti, A.Irfan berhasil mencetak gol penentu kemenangan pada menit 94. (HS-06)

KIT Batang Bertransformasi Menjadi KEK, Ahmad Luthfi: Membantu dalam Pembangunan Wilayah 

Pengembangan RSUD, Kemenkes RI Sarankan Bupati Jepara Studi Tiru ke Banyumas, Solo, dan Sidoarjo