HALO PEKALONGAN – Polres Pekalongan Kota bersama TNI dan Forkopimda, menyampaikan bantuan bahan makanan, untuk warga terdampak banjir di Kota Pekalongan, Minggu (01/01/2023)
Wakapolres Pekalongan Kota, Kompol Pariastutik bersama Forkopimda Kota Pekalongan, memberikan bantuan sembako berupa beras, mi instan, tepung, telur, air mineral, kepada pengelola dapur umum di Kelurahan Gamer.
Wakapolres Pekalongan Kota, Kompol Pariastutik, mewakili Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Wahyu Rohadi, menyampaikan bantuan tersebut untuk diolah menjadi makanan siap saji bagi pengungsi dan warga terdampak.
“Selain meninjau dapur umum, kami juga memberikan bantuan bahan makanan kepada dapur umum, yang nantinya akan diolah menjadi makanan siap saji, dan diberikan kepada masyarakat korban bencana banjir,” kata dia, seperti dirilis tribatanews.jateng.polri.go.id.
Dari laporan Bhabinkamtibmas Kelurahan Gamer, Aiptu Khamim, dapur umum ini menyiapkan makanan siap saji sejumlah 500 porsi.
Makanan itu diberikan kepada korban banjir, baik di pengungsian maupun di rumah-rumah warga.
Sementara itu hingga Minggu (1/1/2023), jumlah pengungsi korban banjir di Kota Pekalongan, bertambah menjadi 1.246 jiwa dari hari sebelumnya sebanyak 276 jiwa. Peningkatan jumlah pengungsi itu, lantaran ketinggian genangan air terus meningkat.
Dimas Arga Yudha, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, menyebut banjir di wilayahnya tidak hanya dipicu hujan dengan intensitas tinggi, yang terjadi sejak Sabtu (31/12/2022).
Banjir juga terjadi akibat debit air yang besar dari daratan, tak bisa segera mengalir ke laut, karena pada saat bersamaan terjadi rob.
Dia juga menjelaskan, para pengungsi umumnya adalah warga yang bermukim di sekitar Sungai Bremi dan Gabus.
Adapun wilayah terdampak banjir, antara lain Pasirsarikramat, Tirto, Degayu, Padukuhan Kraton, Bandengan, Kandang Panjang, dan Panjang Wetan.
BPBD bersama TNI, Polri, dan relawan terus bahu membahu melaksanakan tanggap darurat untuk membantu masyarakat.
Pihaknya juga terus berkoordinasi, melakukan monitoring, memantau cuaca, serta menyiagakan dan mengaktifkan posko kebencanaan. (HS-08)