HALO TEGAL – Mendekati Lebaran, pedagang selongsong ketupat kini memadati pasar-pasar tradisional.
Seperti terlihat di Pasar Langon Kota Tegal, pedagang selongsong ketupat ini berada di area depan pasar bagian selatan, Senin (08/04/2014).
Suharti salah seorang pedagang selongsong ketupat, mengatakan hampir setiap tahun saat menjelang Idulfitri dan Iduladha, dirinya berjualan selongsong ketupat.
Kebiasaan tersebut sudah dijalani selama sekitar 30 tahun.
Untuk membuat kulit ketupat, Suharti membeli daun kelapa atau janur dari wilayah Cilacap dan sekitarnya. Hal itu lantaran di Kota Tegal dan sekitarnya sudah minim pohon kelapa.
Keahlian membuat kulit ketupat didapatnya dari orang tuanya. Untuk harga kulit ketupat berwarna kuning berisi 10 buah seharga Rp8 ribu, itupun masih dapat ditawar. Kemudian untuk kulit ketupat berwarna hijau berisi 10 seharga Rp5 ribu.
Warniti pedagang yang sama juga menuturkan, dulu ia berjualan di Pasar Pagi tetapi karena sudah banyak pedagang kulit ketupat di sana ia memilih di Pasar Langon. Dalam sehari ia membawa sebanyak 500 buah kulit ketupat, jika memang ramai bisa langsung habis.
Tetapi jika masih bersisa bisa disimpan dan dijual kembali esok harinya. Kulit ketupat menurut Warniti bisa bertahan hingga 3 hari. Selebihnya akan mengering. (HS-08)