in

Pastikan Laik Operasional, Dinhub Temanggung Periksa Angkutan Lebaran di Garasi Perusahaan Otobus

Petugas Dinhub Temanggung bersama Unit Turjawali Polres Temanggung, memeriksa kelaikan angkutan umum menjelang Lebaran, di garasi PO Sumber Anugrah. (Foto : Temanggungkab.go.id)

 

HALO TEMANGGUNG – Dinas Perhubungan (Dinhub) dan Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Kepolisian Resort Temanggung, memeriksa fisik dan kelengkapan surat (ramcek) kendaraan angkutan Lebaran, di sejumlah garasi perusahaan otobus (PO) .

Kepala Dinhub Kabupaten Temanggung, Supriyanto mengatakan pemeriksaan kendaraan untuk memastikan kelayakan kendaraan dalam mengangkut penumpang pada masa lebaran.

“Pemeriksaan juga pada surat-surat kendaraan serta pengemudi. Kami harus memastikan dalam mengangkut warga pada Lebaran bisa lancar dan selamat sampai tujuan,” kata dia, Kamis (21/4/2022) di Temanggung, seperti dirilis Temanggungkab.go.id.

Supriyanto mengatakan, petugas mendatangi PO untuk memeriksa kelaikan kendaraan, salah satunya di PO Sumber Anugrah.

Dia mengatakan, ramcek merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Dinhub Temanggung bersama Polres di perusahaan otobus. Selain menjelang Lebaran, kegiatan serupa juga dilaksanakan menjelang Natal dan tahun baru.

Dikatakan, ramcek dikonsentrasikan di garasi PO, sebab tidak memungkinkan lagi di terminal. Sebab kendaraan yang melalui terminal sangat sedikit, sehingga tidak akan memenuhi target.

“Satu jam kemungkinan hanya ada satu atau dua kendaraan. Adapun jika ke garasi bus, maka bisa langsung mendapat sejumlah kendaraan angkutan Lebaran,” jelasnya.

Ramcek di jalan atau terminal tetap dilakukan, tetapi hanya bersifat tentatif atau jika diperlukan.

Kanit Turjawali Polres Temanggung, Ipda Haryadi mengatakan, berdasar pemeriksaan, semua kendaraan laik digunakan dan surat-suratnya juga lengkap.

“SIM milik sopir juga masih berlaku. Sopir juga dalam keadaan sehat,” katanya.

Pengelola PO Sumber Anugrah, Arlis mengatakan kendaraan dalam keadaan siap digunakan kapan saja. Tiap hari dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh agar kapan saja bisa digunakan.

Disampaikan olehnya, telah ada sejumlah pemesanan untuk mengangkut pemudik dari Jakarta menuju ke Temanggung dan Magelang, tetapi sejauh ini belum ada yang mencapai kesepakatan.

“Biaya kontrak dari Jakarta ke Temanggung sekitar Rp 8 juta,” tandasnya. (HS-08)

Dirikan Pusat Pelatihan Pertanian, Pegiat Kelompok Wanita Tani di Purbalingga Ini Raih Penghargaan

Lantik 154 Pejabat Fungsional, Sekda Temanggung Minta Tingkatkan Kreativitas dan Ciptakan Inovasi