HALO BANYUMAS – Prawiro Indonesia Garuda Merah Putih, yang medrupakan organisasi masyarakat (ormas) pendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 lalu, membangun Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) mandiri di Desa Kedungwuluh Kidul, Kecamatan Patikraja.
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, Rabu (25/6/25) sebagai wujud dukungan pada ormas yang membangun dapur MBG pertama di Kecamatan Patikraja ini.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup mengucapkan terima kasih kepada ormas yang telah menggagas pembangunan gedung penunjang program makan bergizi gratis tersebut.
Menurut dia, dapur MBG di Desa Kedungwuluh Kidul, Kecamatan Patikraja tersebut sebagai salah satu investasi jangka panjang, dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia.
‘’Dengan adanya fasilitas ini, distribusi makanan kepada siswa penerima manfaat program MBG dapat lebih cepat, terukur, dan efisien. Diharapkan juga, kehadiran gedung ini dapat memberdayakan potensi lokal, seperti ibu-ibu pkk, pelaku umkm, dan petani sekitar, sehingga ekonomi desa pun ikut bergerak dan tumbuh bersama,’’ kata dia, seperti dirilis banyumaskab.go.id
Sebagaimana diketahui sejak diluncurkan secara resmi pada awal tahun 2025 hingga kini, sudah terdapat sebanyak 50.000 lebih siswa yang menerima manfaat dari program MBG di Kabupaten Banyumas.
Angka tersebut menunjukan capaian implementasi MBG Banyumas terbaik di Jawa Tengah.
‘’Keberhasilan program seperti MBG ini bukan hanya ditentukan oleh kemampuan pemerintah, tetapi sangat ditentukan oleh dukungan dan peran aktif masyarakat secara luas,’’ tuturnya.
Oleh karenanya pada kesempatan itu, Lintarti mengajak seluruh pihak, baik tokoh masyarakat, dunia usaha, para generasi pemuda, dan seluruh warga banyumas, untuk turut mendukung dan menjaga keberlanjutan program makan bergizi gratis ini.
‘’Saya mendorong agar semangat yang ditunjukkan oleh Prawiro Indonesia Garuda Merah Putih ini dapat terus dirawat dan ditularkan kepada organisasi masyarakat lainnya,’’ ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kedungwuluh Kidul Warsikin mengaku senang dengan dipilihnya Desa Kedungwuluh Kidul sebagai lokasi dapur MBG mandiri.
Pasalnya, selain akan memberikan dampak positif bagi para pelajar, adanya dapur MBG ini dirasa akan memberikan peningkatan ekonomi desa.
‘’Bisa menyerap tenaga kerja dari masyarakatn serta pemasok bahan panganannya. Apalagi di sini wilayah pedesaan dan kebanyakan adalah buruh tani dengan komoditas cabai yang banyak,’’ ucapnya.
Sejalan dengan hal tersebut, DPD Prawiro Indonesia Garuda Merah Putih, Nur Rohmah juga menuturkan pihaknya akan bekerja sama dengan masyarakat sekitar, dalam menyukseskan program MBG ini, mulai dari proses pembangunan hingga pendistibusian nantinya
‘’Mudah-mudahan dapat bermanfaat untuk masyarakat sekitar,’’ ucapnya. (HS-08)