in

Operasi Ramadan, Satpol PP Kota Semarang Amankan 13 PGOT

Salah satu PGOT yang diamankan di kawasan Simpanglima Semarang, Rabu (13/4/2021).

 

HALO SEMARANG – Petugas Satpol PP Kota Semarang kembali mengamankan 13 pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT), pada sebuah operasi pada Rabu (13/4/2021).

Operasi dilakukan, karena Satpol PP Kota Semarang memperoleh laporan terkait banyaknya PGOT yang datang ke Kota Semarang saat Ramadan.

Sejumlah PGOT itu diamankan dari Jalan Pemuda, Jalan Pandanaran, Jalan Pahlawan, Kawasan Simpanglima, Jalan MT Haryono, Jalan DI Panjaitan dan Jalan Kampung Kali.

Saat hendak diamankan, beberapa di antaranya mencoba melarikan diri namun berhasil digagalkan petugas. Mereka yang tertangkap selanjutnya dibawa ke Markas Satpol PP.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, dari hasil pendataan ternyata ada beberapa PGOT yang bukan asli warga Kota Semarang.

Mereka yang datang dari luar kota saat Ramadan, dan rencananya akan sampai Lebaran.

“Ada 13 PGOT yang kita amankan, tujuh orang diketahui dari Luar Kota Semarang,” kata Fajar usai kegiatan.

Pasca ditangkap, lanjut Fajar, para PGOT tersebut sementara ini hanya mendapatkan sanksi pembinaan dan pendataan di Markas Satpol PP Jalan Ronggolawe.

Pihaknya mewanti-wanti kepada para PGOT agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Kalau mengulangi dan tertangkap lagi, nanti kami kirim ke panti rehabilitasi sosial di Kota Solo,” tegasnya.

Fajar menjelaskan, giat penertiban PGOT ini dalam rangka menjaga suasana Ramadan. Pasalnya, tiap Ramadan pihaknya mendapati langsung menjamurnya PGOT.

“Kami akan razia PGOT selama bulan Ramadan. Pagi sampai malam,” ujarnya.

Dia pun meminta warga agar tidak memberi uang kepada PGOT. Menurutnya, jika warga masih memberi, hal ini seakan membiarkan PGOT menjamur.

“Lebih baik warga memberikan amal melalui yayasan yang resmi. Dengan begitu, uang amal bisa tersalurkan kepada yang lebih membutuhkan secara tepat,” tandas dia.(HS)

Ganjar Lepas Ekspor 584 Ton Produk Perikanan Kelautan, Rajungan Jadi Primadona di Amerika

UMKM Kampung Sirih Semarang Dilatih Membuat Konten Sebagai Media Promosi Digital