in

Nonton Film Sayap-Sayap Patah, Ini Dia Kata Kepala BNPT

 

HALO SEMARANG – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar MH menilai Film Sayap-Sayap Patah, produksi Maxima Pictures dan Denny Siregar Production, memberikan banyak pelajaran berharga, tentang bahaya terorisme.

Penilaian itu disampaikan Kepala BNPT, Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar MH, setelah nonton bareng film yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo dan diperankan oleh Nicholas Saputra dan Ariel Tatum, di XXI Plaza Senayan, baru-baru ini.

Menurut Kepala BNPT, penonton dapat memetik pelajaran pelajaran berharga dari film ini, terutama untuk mewaspadai terorisme.

Terorisme merupakan terorisme merupakan paham yang sangat berbahaya, karena menghalalkan kekerasan, tidak manusiawi, sekaligus merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

“Banyak pelajaran yang bisa dipetik bahwa terorisme menghalalkan kekerasan. Terorisme membahayakan kehidupan masyarakat,” kata dia, seperti dirilis bnpt.go.id.

Karena begitu bahayanya ideologi berbasis kekerasan ini, kewaspadaan terhadap terorisme menjadi faktor penting, agar kisah sedih yang digambarkan dalam film ini tidak terulang kembali.

“Masyarakat dan aparat harus terus meningkatkan kewaspadaan.Kita perlu senantiasa mengantisipasi dan mewaspadai. Terutama dengan melakukan langkah-langkah pencegahan,” katanya.

Film Sayap-Sayap Patah merupakan sebuah film drama yang diangkat dari peristiwa kerusuhan berdarah di Mako Brimob pada 2018 silam.

Pada peristiwa itu 5 anggota Densus 88 gugur saat bertugas.

Aktivis sosial media dan penulis Denny Siregar, selaku produser eksekutif film ini, berharap supaya tragedi tersebut tetap diingat sebagai sejarah.

Film ini melibatkan Monty Tiwa, Eric Tiwa, dan Alim Sudio sebagai penulis skenario, serta mempertemukan kembali Rudi Soedjarwo dan Nicholas Saputra setelah film Ada Apa dengan Cinta? (2002).

Ariel Tatum, menyampaikan rasa syukur, karena film Sayap-sayap Patah memperoleh satu juta penonton, setelah 10 hari tayang di bioskop.

Tambah Semangat

Sementara itu Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, memberikan apresiasi pada film yang menceritakan tentang kiprah para anggota Polri dalam penegakan hukum melawan terorisme.

“Di situ diceritakan juga bagaimana penanganan terkait dengan penegakan hukum di rutan mako Brimob. Ini membawa pesan yang sangat mendalam bagi kami, jajaran Polda Jawa Timur, untuk selalu siap siaga, selalu kompak dalam melaksanakan tugas dan tentunya film ini sangat baik, sehingga menambah semangat kita untuk bekerja,” kata Kapolda Jatim, seperti dirilis tribratanews.jatim.polri.go.id.

Dia berharap dengan film ini, jajarannya bisa lebih baik dalam melaksanakan tugas ke depan.

Setelah bersama jajarannya menyaksikan film ini, Kapolda Jatim juga mengungkapkan kepuasan, serta memberikan apresiasi pada semua pihak, yang terlibat dalam produksi Sayap-Sayap Patah.

“Salut untuk sutradara dan semua pemain tentunya juga seluruh crew yang telah membuat film yang sangat baik,” ucap Kapolda Jatim. (HS-08)

Peran Perempuan Dalam Terorisme Meningkat 10 Tahun Terakhir

Beri Apresiasi pada Paskibraka, Bupati Kudus : Semoga Muncul Mbak Firsty Lain