in

Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Tak Berdiam Lama di Rest Area

 

HALO SEMARANG – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, minta masyarakat bijaksana dalam menggunakan rest area, saat mudik Lebaran, sehingga tidak menimbulkan antrean panjang.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, usai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2024, di Hotel Bidakara, Jakarta, baru-baru ini.

Rapat dihadiri oleh Menhub Budi Karya Sumadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. dan seluruh Kementerian / Lembaga yang mengurusi mudik,

“Segera meninggalkan rest area, setelah terpenuhi keperluannya dan istirahat cukup jangan berlama-lama di rest area, karena yang nunggu akan masuk juga berdesak-desakan,” kata dia, seperti dirilis kemenkopmk.go.id, pada Selasa (26/3/2024).

Lebih lanjut Muhadjir Effendy memperkirakan puncak arus mudik, terjadi pada 5 April  sampai 8 April 2024, dan arus balik diperkirakan terjadi pada 13-16 April 2024.

“Untuk jumlah pemudik berdasarkan hasil survey Kemenhub, diprediksi sekitar 193 juta orang, atau terdapat kenaikan sekitar 50% dibandingkan mudik tahun lalu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Muhadjir menerangkan, untuk mengamankan pelaksanaan libur lebaran dan arus mudik, Polri telah menyiapkan Posko Pengamanan, Posko Pelayanan, dan Posko Terpadu sebanyak 5.784 pos yang tersebar di berbagai titik yang akan dilintasi oleh para pemudik.

Posko tersebut tidak hanya mengurusi keamanan lalu lintas pemudik, namun juga sebagai posko dalam mengatasi keadaan darurat dan juga menangani kesehatan pemudik.

“Posko Pengamanan, Posko Pelayanan, dan Posko Terpadu ini nanti akan dilengkapi personil dari satuan di luar Polri, antara lain dari Kemenkes, Basarnas, BNPB, dan petugas posko dari daerah,” ucap Menko PMK.

Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK memberikan sejumlah imbauan untuk seluruh masyarakat yang akan melakukan mudik.

Untuk mereka yang akan melakukan perjalanan dengan mobil pribadi, Muhadjir meminta pemudik mengecek kondisi kendaraan sebelum memulai perjalanan.

“Pastikan kendaraan yang digunakan layak dan aman,” ucapnya.

Menko PMK meminta masyarakat melakukan persiapan dengan baik sebelum perjalanan, mulai dari kesiapan fisik dan stamina, BBM terisi cukup, kecukupan saldo e-toll.

Selain itu, Ia juga meminta supaya penumpang dan isi kendaraan tidak melebihi kapasitas, tidak sembarang berhenti di bahu jalan demi keselamatan, dan menggunakan rest area dengan bijak.

Menko PMK juga mengimbau pemudik dengan sepeda motor, untuk memanfaatkan fasilitas mudik gratis yang disediakan oleh berbagai instansi.

Dari instansi Polri menyediakan sebanyak 1.067 kendaraan bus untuk mudik gratis. Juga dari BUMN, Kemenhub dan perusahaan-perusahaan swasta, bahkan TNI juga menyediakan mudik gratis dengan kapal laut.

“Untuk keselamatan bagi pemudik dengan sepeda motor, saya berharap agar dapat memanfaatkan program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah dan swasta,” imbaunya.

Khusus untuk pemudik yang akan menggunakan penyeberangan laut, Menko PMK mengimbau pemudik untuk membeli tiket kapal penyeberangan secara online jauh-jauh hari. Hal itu perlu dilakukan untuk mencegah antrean di pelabuhan.

“Sementara ini tidak ada pelayanan pembelian tiket di luar online. Mohon dipastikan semua yang menyebrang membeli tiket online,” jelasnya. (HS-08)

Persiapan Mudik Lebaran, Menhub Minta Tak Gunakan Sepeda Motor dan Pulang Lebih Awal

Kemenkes Sebut WHO Serukan Kenaikan Pajak Alkohol dan Minuman Berpemanis Buatan