HALO KENDAL – Meski cenderung mengalami penurunan, Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) meminta masyarakat untuk terus mewaspadai terhadap penularan HIV/Aids.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkes Kendal, Agustinus Bambang Setyawan, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/2/2024).
“Kasus HIV/Aids di Kabupaten Kendal mengalami penurunan. Dari tahun 2022 ditemukan sebanyak 160 kasus, di tahun 2023 ditemukan 130 kasus,” terangnya.
Menurut Bambang, penurunan terjadi karena penanggulangan dan pencegahan terhadap HIV/Aids di Kendal dilakukan secara intens.
“Yaitu melalui kelengkapan VCT (voluntary counseling and testing-red) serentak, juga penjangkauan, serta pendampingan-pendampingan terus dilakukan, sehingga kasusnya menurun,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Bambang, pihaknya juga bekerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang menangani terkait HIV/Aids, dengan penjangkauan.
“Karena mereka (LSM) mempunyai tempat-tempat hotspot yang didatangi, untuk dilaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan HIV atau Aids. Seperti di Kaliwungu, Boja, juga sampai Patean,” bebernya.
Bambang kembali mengimbau kepada masyarakat, untuk berperilaku seks yang sehat, dan apabila bergonta-ganti pasangan selalu menggunakan alat pelindung saat berhubungan intim.
“Virus HIV atau Aids akan menular kalau melakukan hubungan seks yang tidak aman dan sehat. Hubungan seks yang aman dan sehat adalah apabila telah menikah dan berhubungan dengan pasangannya. Apabila bergonta-ganti pasangan baik pria atau wanita, harus menggunakan alat pelindung,” tandasnya.
Sebagai penutup Bambang berpesan, status seseorang terkena HIV/Aids tidak dapat diketahui hanya dengan melihatnya. Bila belum muncul gejala, tidak dapat terlihat terinfeksi atau tidak, sementara dalam darah sudah terdapat virus dan dapat menularkan pada orang lain.
“Untuk mengetahui status HIV seseorang hanya dapat dilakukan dengan cara pemeriksaan antibody HIV dalam darah. Jika sudah positif maka secara rutin harus memeriksakan diri,” pungkasnya.(HS)