HALO BLORA – Ribuan warga Kabupaten Blora, berjajar di sepanjang jalan yang dilalui kirab Budaya untuk memeriahkan perayaan HUT Ke-273 Kabupaten Blora, mulai dari Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, hingga berakhir di depan Kantor DPRD Kabupaten Blora.
Banyak pula dari mereka, khususnya pelajar dan remaja, saling berebut berjabat tangan dengan Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Dandim, Kapolres dan Sekda Blora.
Beberapa warga yang menyaksikan, juga mengabadikan momen tersebut, mengunakan ponsel pintar milik mereka.
Mereka tampak antusias menyaksikan beragam atraksi, termasuk kesenian tradisional seperti barongan Blora.
Sementara itu, dengan mengenakan busana adat Jawa, Bupati Blora Arief Rohman, dan istri Ainia Shalichah juga menyapa ribuan warga. Demikian pula dengan Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati dan Forkopimda Blora.
Tidak ketinggalan, Sekda Blora Komang Gede Irawadi, bersama istri memimpin kirab budaya dari Setda Blora. Demikian pula Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, tampil bersama pimpinan masing-masing.
Paraga kirab yang terdiri atas subo manggolo, tindih prajurit, pembawa bendera merah putih dan lambang daerah, juga berjalan pelan namun mantab.
Mengiringi langkah paraga budaya, tampak duta wisata Blora, manggolo retno, domas, manggolo yudho, prajurit patangpuluhan, prajurit tetabuhan, prajurit semut ireng pembawa gunungan lanang dan wadon.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Dinporabudpar), Kunto Aji, selaku Ketua Seksi Kirab Pusaka, Kirab Budaya dan Parade Seni Hari Jadi ke-273 Kabupaten Blora Tahun 2022, mengatakan kirab budaya ini menggambarkan perjalanan pemerintahan Kabupaten Blora dari masa ke masa, dengan menonjolkan budaya dan kearifan lokal.
“Kirab budaya ini merupakan peringatan Hari Jadi Kabupaten Blora ke-270 dan memberikan hiburan kepada warga masyarakat. Jadi tidak ada panggung kehormatan. Dirgahayu Kabupaten Blora ke-273,” kata Kunto Aji, seperti dirilis blorakab.go.id.
Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Dinporabudpar), Budi Riyanto, mengatakan peringatan Hari Jadi merupakan wujud rasa syukur seluruh masyarakat Blora, kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, yang memberikan karunia berupa sebuah wilayah bernama Blora.
Selain itu dengan banyak kegiatan yang diselenggarakan, akan memberikan hiburan bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM), terutama perajin Batik Blora.
“Dengan demikian kesejahteraan mereka juga meningkat, termasuk para pengrajin batik Blora. Mereka juga mendapat untung karena pada Kirab Budaya nanti, peserta wajib memakai batik Blora,” ucapnya.
Charista dan Vita, pelajar SMKN 1 Blora mengaku senang bisa menyaksikan Kirab Budaya tahun ini.
“Alhamdulillah, bisa membuat konten, menyaksikan kirab budaya, Selamat Hari Jadi ke-273 Blora,” kata Charista.
Pada kesempatan itu, Kapolres Blora Polda Jawa Tengah, AKBP Fahrurozi memastikan rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-273 Kabupaten Blora dalam situasi dan kondisi aman.
“Pada prinsipnya kami menjamin dalam pelaksanaannya akan terselenggara dengan baik.” ungkap Kapolres Blora, Minggu, (11/12/2022) saat mengikuti kegiatan Kirab Budaya di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.
Untuk mendukung itu, kata Kapolres Blora, dalam rangkaian kegiatan ini kita sudah menerjunkan personel di beberapa titik.
Bahkan ia menyebutkan, sebanyak 300 personel diterjunkan langsung di rangkaian hari jadi Blora ini.
“Secara umum, masih dalam keadaan kondusif,” ujarnya
Selain itu menurut Kapolres, menghadapi tahun baru 2023 nanti kita akan persiapan dulu titik-titik kerawanannya. Karena, berapa titik yang perlu kekuatan, di situ kita nanti bisa menentukan jumlah personel yang akan diterjunkan dengan melibatkan unsur TNI, Linmas dan lainnya.
“Kepada masyarakat untuk menjaga keamanan, baik keamanan diri, lingkungan dan juga melakukan kegiatan yang bersifat positif. Masyarakat tidak perlu khawatir tapi juga harus waspada,” kata Kapolres Blora. (HS-08).