in

Mendekati Lebaran, Penjual Janur Selongsong Ketupat Mulai Berdatangan

Penjual janur selongsong ketupat Lebaran di samping eks-Pasar Weleri 1 masih sepi pembeli, Minggu (16/4/2023).

HALO KENDAL – Jelang Idul Fitri 1444 Hijriah, para penjual janur untuk selongsong ketupat di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kendal mulai banyak terlihat. Nampak satu dua pedagang di setiap pasar, yang menggelar dagangannya di pinggir-pinggir jalan.

Seperti yang nampak di sebelah eks-Pasar Weleri 1, ada dua pedagang yang sudah menawawarkan dagangannya. Kemudian di Pasar Weleri 2 juga nampak dua penjual janur.

Salah seorang penjual janur, Kustiana mengaku, menjelang Idul Fitri dirinya selalu berjualan janur kelapa, untuk membuat selongsong ketupat khas Lebaran.

“Setiap Ramadan menjelang Lebaran Idul Fitri, saya selalu berjualan janur. Karena sudah tradisi. Biasanya saya mulai jualan seminggu menjelang Lebaran,” ungkapnya.

Kustiana menjelaskan, dirinya mematok harga sekitar Rp 200 ribu hingga Rp 215 ribu untuk satu ikat janur yang berisi sepuluh batang. “Kalau per-ikat itu yang biasa Rp 200 ribu isi sepuluh batang, kalau ukuran yang besar-besar per-ikat bisa Rp 210 sampai Rp 215 ribu. Tapi kalau eceran perbatang biasanya Rp 25 ribu,” jelasnya.

Menurut Kustiana, saat ini penjualan janur tersebut memang masih terlihat sepi, para pembeli akan ramai saat H-3 atau tiga hati sebelum Lebaran Idul Fitri.

“Selain menjual janur, saya juga menjual selongsong ketupat jadi dengan harga Rp 10 ribu per lusin. Semoga penjualan tahun ini akan lebih meningkat dari tahun lalu,” imbuhnya.(HS)

Wakil Ketua Dewan Minta Pemkot Semarang Lakukan Inovasi Pemberdayaan Masyarakat

PSIS Dapat Sanksi dari Komdis PSSI