in

Menambah Asri dan Estetika Kota, Dewan Dukung Penanaman Pohon Peneduh di Ruas Jalan Protokol

Anggota DPRD Kota Semarang, Harsono.

HALO SEMARANG – Sepanjang median ruas jalan protokol di Kota Semarang, terutama jalur Pantura yang terlihat gersang dan berdebu mulai dihijaukan dengan ditanami pohon peneduh jalan.

Seperti di sepanjang ruas Jalan Arteri (Yos Sudarso) mulai kawasan Kalibanteng menuju Pelabuhan Tanjung Mas, dan ruas Jalan Kaligawe juga sudah ditanami sejumlah pohon peneduh jalan berukuran sedang.

Diharapkan dengan adanya penambahan atau peremajaan pohon peneduh jalan bisa membuat udara makin sejuk dan teduh. Karena banyaknya pohon peneduh jalan yang rindang dan hijau akan menambah keindahan dan estetika kota.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono, Selasa (17/5/2022).

Dikatakan Suharsono, pembangunan Taman Kota serta penanaman pohon peneduh jalan yang dilaksanakan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang diharapkan untuk ditingkatkan. Mengingat hal ini bisa menambah asri dan estetika kota. Serta menambah cadangan oksigen dan kerindangan.

“Penting ditanami pohon peneduh jalan untuk perbanyak oksigen apalagi tingginya tingkat polusi udara asap kendaraan. Upaya penanaman pohon bisa untuk keseimbangan alam, sehingga udara tetap sejuk dan asri,” terangnya, Selasa (17/5/2022).

Dinas terkait harus memetakan ruas jalan protokol atau daerah yang memang gersang dan panas. Sehingga butuh segera dilakukan penanaman pohon.

Selain itu, juga harus mencermati pohon peneduh jalan terutama jenis angsana yang sudah tua dan rawan tumbang untuk diganti. Karena akar pohon bisa merusak konstruksi jalan dan trotoar, dan membahayakan pengendara yang melintas jika ada hujan disertai angin kencang.

“Pohon rawan tumbang harus diremajakan kembali seperti di beberapa ruas jalan nasional, juga dilakukan perempelan dahan. Misalnya di kawasan Kalibanteng dan Pamularsih dilakukan segera,” katanya.

Hal tersebut untuk mengantisipasi kejadian pohon tumbang yang membahayakan pengendara yang melintas.

Kabid Pertamanan dan Pemakaman Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati mengatakan, penanaman pohon peneduh jalan yang dilakukan di median jalan protokol Yos Sudarso dan ruas Jalan Kaligawe yakni jenis Tabebuya dan Trembesi. Dipilih jenis ini, menurutnya karena akarnya tidak merusak trotoar, dan dahannya tidak terlalu rindang.

“Sehingga tidak membahayakan pengendara yang melintas, disisi lain mengeluarkan bunga dan menambah keindahan dan keasrian. Upaya ini untuk meremajakan pohon peneduh jalan yang sudah berukuran besar dan tua harus diganti dengan pohon yang baru,” terangnya.

Di median ruas jalan Yos Sudarso sendiri hingga April, pihaknya sudah menanam total 1000 pohon. (Advetorial-HS-06)

 

Ganjar Terjunkan Penyuluh Pantau Penyakit Mulut Kuku

Awali Pramusim, Pemain PSIS Melakukan Tes Fisik