in

Malam Lir Ilir DKD Kabupaten Tegal Bahas Permainan Tadisional Sebagai Langkah Solutif Mencegah Kenakalan Remaja

Acara Malam Lir Ilir, yang diselenggarakan DKD-KT , di Desa Lawatan, Kecamatan Dukuhturi, baru-baru ini. (Foto : tegalkab.go.id)

 

HALO TEGAL – Ketua Dewan Kebudayaan Daerah Kabupaten Tegal (DKD-KT) Firman Haryo Susilo, menegaskan pentingnya menghidupkan kembali permainan olahraga tradisional, sebagai bagian dari potensi budaya daerah.

Hal itu disampaikan Ketua DKD-KT Firman Haryo Susilo Dialog, dalam acara kebudayaan, yang dikemas dalam acara Malam Lir Ilir, yang diselenggarakan DKD-KT , di Desa Lawatan, Kecamatan Dukuhturi, baru-baru ini.

Acara rutin ini, mengambil tema menghidupkan kembali olahraga dan permainan tradisional di desa, langkah solutif mencegah kenakalan remaja.

Lebih lanjut disampaikan, potensi kebudayaan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mencegah kenakalan remaja.

“Melalui permainan dan olahraga tradisional di desa yang dihidupkan kembali oleh masyarakat, akan menjadi langkah solutif mencegah kenakalan remaja,” ujar Haryo, seperti dirilis tegalkab.go.id.

Ia juga menambahkan bahwa melalui potensi kebudayaan yang ada di Kabupaten Tegal, DKT-KT ingin memberikan solusi terhadap permasalahan – permasalahan yang dihadapi masyarakat.

DKD-KT juga akan menyelenggarakan fetival permainan tradisional pada bulan Agustus 2026 ini.

Sementara itu acara tersebut juga bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Grup Angklung Laras Sworo.

Tamu undangan yang hadir pada acara tersebut diantaranya Kapolres Tegal yang diwakili oleh Kasatintekam Polres Tegal, Camat Dukuhturi, pegiat budaya di Kabupaten Tegal dan masyarakat Desa Lawatan.

Ada hal yang menarik dalam acara tersebut ketika seluruh tamu undangan yang hadir diajak ikut serta dalam permainan tradisional, semua tampak senang dan gembira.

Forkopincam yang diajak ikut serta permainan tradisional juga mengungkapkan kegembiraanya bisa merasakan lagi kebahagiaan masa kecilnya.

Sementara itu, narasumber yang hadir pada acara tersebut di antaranya Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Tegal Abadi Pitoyo, Pengelola Pasar Slumpring Abdul Khayi dan Kapolsek Dukuhturi AKP Slamet Sugiarto.

Dalam dialog tersebut AKP Slamet Sugiarto menyampaikan bahwa permainan tradisional menjadi alternatif hiburan yang mendidik di era digital ini, sehingga bisa memberikan dampak yang positif bagi remaja terutama dalam mencegah kenakalan remaja.

Sementara itu Ketua Kormi kabupaten Tegal Abadi Pitoyo mengatakan bahwa ruang lingkup Kormi adalah olahraga masyarakat, olahraga tradisional, olahraga kreasi budaya, olahraga kesehatan, petualangan dan Induk Organisasi olahraga (Inorga).

“Olahraga masyarakat adalah olahraga yang dilaksanakan dan diarahkan untuk memassalkan olahraga sebagai upaya mengembangkan kesadaran dan kegemaran masyarakat dalam meningkatkan kesehatan, kebugaran, kegembiraan, dan hubungan sosial,” ujar Abadi.

Ia menambahkan bahwa olahraga masyarakat dislenggarakan dengan prinsip mudah, murah menarik, manfaat dan massal.

Acara Malam Lir Ilir DKD-KT juga diisi dengan penampilan Grup Angklung Laras Sworo. (HS-08)

 

 

Tiba di Embarkasi Donohudan, Kloter 16 dan 17 Asal Boyolali Diskrining

Ikut Jalan Sehat HUT Ke-446 Kota Tegal, Pegawai SDN Tegalsari 3 Ini Menangkan Hadiah Umrah