HALO KENDAL – Sebagai wujud rasa syukur, Lembaga Pendidikan dan Keterampilan (LPK) Daebak Korea menggelar tasyakuran dengan memberikan santunan kepada anak yatim-piatu, di Desa Kedunggading Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, Minggu (31/7/2022).
Kepala LPK Daebak, Agus Budiono mengungkapkan, tasyakuran sengaja digelar, sebagai ungkapan rasa syukur karena 46 siswa Gelombang I Sektor Manufaktur LPK Daebak, telah dinyatakan lulus dan siap berangkat kerja di Korea Selatan.
Dikatakan, santunan tersebut bertujuan untuk menghibur dan juga memberikan motivasi agar ke depan anak yatim dan piatu tersebut tetap semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Alhamdulillah 46 siswa kami dinyatakan lulus dan siap untuk bekerja di negara Korea Selatan. Sebagai bentuk rasa syukur, kita menggelar tasyakuran dan menyantuni anak yatim maupun piatu yang ada di Desa Kedunggading dan sekitarnya,” ungkapnya.
Agus juga mengapresiasi kekeluargaan dan kepedulian para alumni dari LPK Daebak yang sudah bekerja di Korea Selatan, dengan terus menjalin silaturahmi dan juga saling berbagi kepada yang membutuhkan.
Berbagi bukan hanya dilakukan di bulan Muharram saja, tapi di setiap bulan, mereka mengadakan bakti sosial dalam bentuk “One Month One Care”.
“Banyak kegiatan yang dilakukan oleh para alumni LPK Daebak ini. Karena setiap bulan teman-teman juga menggelar bakti sosial, untuk menyantuni warga yang membutuhkan. Bukan itu saja, para alumni juga memberikan semangat atau motivasi kepada adik-adik siswa LPK yang belum lulus, untuk terus berusaha supaya meraih yang terbaik,” paparnya.
Agus juga menjelaskan, siswa LPK Daebak bukan hanya dari wilayah Kecamatan Ringinarum atau Kabupaten Kendal saja. Namun juga dari daerah lain di Indonesia.
“Siswa LPK Daebak datang dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya dari Riau, ada juga dari Lampung dan juga daerah-daerah lain,” paparnya.
Sementara Kepala Desa Kedunggading, Budiono yang juga hadir dalam acara tasyakuran mengucapkan terima kasih atas kegiatan santunan yang digelar LPK Daebak dengan menyalurkan santunan kepada 25 anak yatim dan piatu di desanya.
Dirinya berharap, supaya di tahun-tahun yang akan datang program seperti ini bisa terus dilaksanakan kembali. Apalagi pada kegiatan kali ini bertepatan dengan peringatan tahun baru Islam 1444 H.
“Ya Muharram merupakan tahun baru umat Islam dan 10 Asyuronya merupakan Yaumul Yatama, yakni hari raya anak-anak yatim dan piatu. Maka mereka harus dibuat bahagia agar tetap semangat dalam menjalani hidup ke depannya,” ungkap Budiono.
“Untuk itu sangat tepat sekali jika tema-teman LPK Daebak Korea ini tidak melewatkan momen yang sangat berbahagia ini, dengan berbagi bersama anak yatim dan piatu,” imbuhnya.(HS)