HALO KENDAL – Untuk membantu arus mudik Lebaran 2023, Satuan Pelindung Masyarakat (Linmas) bakal dikerahkan untuk menjaga sejumlah perlintasan kereta api sebidang tanpa palang pintu yang ada di Kendal.
Hal ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan di perlintasan tanpa palang pintu ketika arus mudik maupun arus balik Lebaran 2023.
Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Mohammad Eko mengatakan, selama arus mudik dan balik lebaran nanti, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah desa yang dilintasi rel kereta, agar menugaskan satuan Linmas di perlintasan tanpa palang pintu.
“Kami akan berkoordinasi dengan perangkat desa setempat, supaya perlintasan yang tidak berpalang pintu itu dijaga petugas Linmas selama arus mudik dan balik lebaran,” ujarnya, Sabtu (15/4/2023).
Eko menjelaskan, dari 31 perlintasan sebidang yang ada di wilayah Kendal, baru 15 perlintasan yang sudah berpalang pintu, dan sudah ditempatkan petugas pos palang pintu selama 24 jam.
“Sementara, perlintasan yang tidak berpalang pintu, merupakan jalan kecil yang berada di wilayah desa. Selama ini, tidak ada petugas jaga, sehingga pengguna jalan harus lebih berhati-hati ketika hendak melintas,” jelasnya.
Eko juga menambahkan, untuk kenyamanan bagi para pengguna jalan, pihaknya juga melakukan pembenahan dan perbaikan rambu-rambu jalan.
“Tidak ada penambahan rambu-rambu. Hanya melakukan pengecatan ulang, sekaligus pengecekan lampu penerang jalan umum yang ada di Kabupaten Kendal,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki mendukung adanya penugasan Satuan Linmas, untuk berjaga di sekitar perlintasan kereta api yang tidak berpalang pintu.
Karena menurutnya, hal tersebut demi keselamatan masyarakat saat arus mudik lebaran, karena jarak waktu lintas kereta api menjadi padat.
“Perlintasan kereta api tanpa palang pintu sangat mengkhawatirkan, dan berpotensi sebagai titik terjadinya kecelakaan lalu lintas. Untuk itu, saya mendukung penugasan Linmas di setiap titik perlintasan kereta api yang tanpa palang pintu,” tandas Wabup Kendal.
Sedangkan Ketua Paguyuban Linmas Tamtama Praja Kendal, Kamdi mengatakan, anggotanya siap membantu pengamanan saat mudik lebaran, terutama di perlintasan kereta api di desa-desa yang tanpa palang pintu.
“Sudah menjadi tanggung jawab kami selaku Linmas dalam membantu pemerintah untuk mengamankan perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Selain itu, juga membantu memperlancar arus mudik dan kenyamanan para pemudik,” ujarnya.
Salah seorang warga Desa Brangsong, Nurhana mengungkapkan, biasanya saat lebaran, ada petugas Linmas yang menjaga perlintasan kereta di desanya. Namun sudah dua Lebaran ini, tidak lagi ditempatkan petugas Linmas, karena adanya pandemi.
Dirinya berharap, saat kondisi sudah normal, seperti sekarang ini, perlu ditempatkan lagi petugas Linmas selama lebaran. Pasalnya lalu lalang warga pada masa Lebaran akan meningkat.
“Kalau pas lebaran kan ramai, jadi kalau bisa dijaga dari Linmas, supaya aman. Soalnya kadang warga yang mau lewat rel kereta tidak tengok kanan kiri dulu, asal nyelonong,” ungkap Nurhana. (HS-06).