HALO BOYOLALI – Sekitar 800 hingga 1.000 personel dari berbagai unsur, ikut mengamankan jalur mudik Lebaran serta tempat-tempat yang banyak dikunjungi warga masyarakat di Kabupaten Boyolali.
Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan Silalahi mengatakan pihaknya telah menyiapkan 421 personel, ditambah dengan stakeholder sehingga keseluruhan yang bertugas sejumlah 800 hingga 1.000 personel.
“Pengamanan sejumlah untuk anggota Polri 421 orang dan dengan seluruh stakeholder baik dari TNI maupun Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD dan stakeholder yang ada termasuk relawan sekitar 800-1.000 yang akan membantu kami untuk melakukan pengamanan terkait dengan liburan Idul Fitri,” kata dia, seperti dirilis boyolali.go.id.
Polres Boyolali juga telah menyiapkan delapan pos pengamanan (pospam), tersebar di berbagai lokasi.
Di antaranya, Pos Terpadu Bhayangkara di Kelurahan Banaran, Pos Pelayanan di Rest Area KM 487 A dan B, Pospam Karanggede, Pospam Ampel, Pospam Gerbang Exit Tol Boyolali, Pospam Gerbang Tol Bandara Adi Soemarmo dan Pospam Bangak.
“Kita memberikan pelayanan pelayanan kepada masyarakat agar masyarakat dalam mobilisasi pergerakan itu aman nyaman sampai tujuan,” katanya.
Pihaknya juga turut mempersiapkan personel untuk ikut mengamankan jalur jalur yang sering dikunjungi masyarakat yang hendak wisata.
Polres Boyolali memberikan pemahaman kepada pengelola wisata untuk memberikan fasilitas dan petugas yang mumpuni.
“Para pengelola wisata wisata agar bisa menyiapkan fasilitas yang mumpuni petugas yang mumpuni mengamankan lokasi wisata masing masing. Tentu hal tersebut sudah dahulu kami lakukan untuk meminimalisir terjadinya hal hal yang tidak kita inginkan dalam wisata terutama lebih khusus pada wisata air,” terangnya.
Sementara itu Kamis (04/04/2024), Polres Boyolali menggelar apel gelar Operasi Ketupat Candi 2024, di Mako Polres setempat, dipimpin Bupati Boyolali, M Said Hidayat.
Apel diikuti jajaran TNI, Polri dari berbagai satuan, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Pemadam Kebakaran serta organisasi masyarakat dan lainnya.
Dalam arahan Bupati Said yang membacakan sambutan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, menekankan pada pelayanan dan pengamanan utamanya di jalur jalur yang rawan selama 13 hari mulai dari tanggal 4 April 2024 sampai 16 April 2024.
“Jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas dan bencana alam serta di pusat pusat keramaian. Tentunya, pos pos yang digelar harus mampu memberikan pelayanan prima dan pengamanan optimal,” ujar Bupati Said.
Ditambahkan pula oleh orang nomor satu di Kota Susu ini, Bupati Said menyampaikan apresiasi persiapan jajaran Polres Boyolali dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran tahun 2024 ini.
“Karena ini semua dalam rangka untuk memberikan pelayanan yang baik, pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Boyolali yang akan melaksanakan mudik Lebaran di tahun ini. Semoga semua diberikan kesehatan, keamanan, rasa nyaman, masyarakat Kabupaten Boyolali dapat mudik dengan rasa bahagia bertemu dengan saudaranya,” lanjutnya.
Usai apel, jajaran Polres Boyolali dan stakeholder terkait melakukan monitoring ke sejumlah pospam di Kabupaten Boyolali.
Tujuan pertama mengunjungi Pos Terpadu Bhayangkara di Kelurahan Banaran, dilanjutkan ke Pospam Gerbang Exit Tol Boyolali, Pospam Gerbang Tol Bandara Adi Soemarmo dan ke Pospam Bangak. (HS-08)