HALO JEPARA – Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Edy Supriyanta kembali mengingatkan akan pentingnya toleransi dalam segala aspek, mulai dari sosial, suku dan agama, hingga politik.
Hal itu disampaikan Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta, saat menggelar program Safari Jumat, di Masjid Jami Baitul Muttaqin Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, Jumat, (8/9/2023).
Turut mendampingi Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Inf Mokhammad Husnur Rofiq, Sekretaris Daerah Jepara Edy Sujatmiko, dan sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Jepara.
“Kedatangan kami ke sini dalam rangka silaturahmi dengan takmir masjid dan warga Desa Tegalsambi,” kata Edy, seperti dirilis Jepara.go.id.
Dirinya mengapresiasi kinerja Petinggi Tegalsambi serta masyarakatnya atas berbagai penghargaan dan kemakmuran di desa tersebut, salah satunya sebagai satu-satunya desa antikorupsi di Kabupaten Jepara.
Menjelang pemilu serentak 2024, Pj Bupati mengatakan Pemerintah Kabupaten Jepara telah mempersiapkan anggaran Rp 57 miliar, guna menggelar pesta demokrasi se-Indonesia itu.
“Saya harap suasana tetap kondusif menjelang tahun politik ini, jangan ada gesekan, jangan sampai ada pertikaian karena beda pilihan,” tegasnya.
Terkait kemiskinan di Kabupaten Jepara, Edy menjelaskan tingkat kemiskinan di Jepara terbilang sangat baik di Jawa Tengah.
Pemkab Jepara berupaya mengintervensi hal tersebut dengan beberapa program, salah satunya dengan peningkatan investasi di Kabupaten Jepara.
“Kabupaten Jepara mendapatkan investasi terbesar di Jawa Tengah. Saya harap ini dapat menyerap tenaga kerja, sehingga tingkat pengangguran dan kemiskinan dapat diturunkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Edy Supriyanta menjelaskan beberapa program kesehatan Pemkab Jepara.
Di antaranya penurunan pravelansi anak stunting, program home care puskesmas, hingga keanggotaan BPJS Kesehatan.
“Tingkat stunting kita semakin turun, kita berupaya menurunkan hingga 0 kasus di tahun 2024,” tandasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Edy mendapati beberapa warga yang tidak memiliki kartu BPJS.
Untuk itu, Pj. Bupati meminta Dinsospermasdes untuk mendata warga tersebut guna diikutsertakan dalam program BPJS.
Pemkab Jepara juga memberikan sejumlah bantuan alat shalat kepada Masjid Baitul Muttaqin serta dana bantuan Baznas Jepara sejumlah Rp 3 juta. (HS-08)