HALO KENDAL – Pimpinan DPRD bersama dengan Ketua dan Anggota (Panitia Khusus) Pansus 3 DPRD Kabupaten Kendal, melakuan kunjungan kerja lapangan di Kawasan Industri Kendal (KIK), Rabu, (1/2/2023).
Adapun rombongan DPRD Kendal, dari unsur pimpinan, hadir Ketua, Muhammad Makmun, bersama Wakil Ketua, Anurrochim, dan Maberur. Sedangkan dari Pansus 3 yang hadir, Ketua, Kholid Abdillah, didampingi Mahfud Sodiq, Sulistyo Ari Bowo, Syukri Fauzi dan Wiwit Widayanti.
Turut mendampingi, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kendal, Cicik Sulastri, beserta jajarannya.
Kunjungan kerja di KIK, rombongan DPRD dan dinas terkait mengunjungi PT Eclat Textile International, dan diterima langsung oleh General Plan Manager, Mr Su Huang Jen.
Pada kesempatan ini, Ketua Pansus 3 DPRD Kendal, Kholid Abdillah mengatakan, DPRD telah menetapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Rancangan Pembangunan Industri di Kabupaten Kendal, 2022-2042.
“Dengan ditetapkan Raperda tentang Rancangan Pembangunan Industri, diharapkan akan semakin meningkatkan industri di Kabupaten Kendal,” terangnya.
Kholid menjelaskan, tujuannya, supaya Pemkab Kendal dapat menyiapkan infrastruktur penunjang KIK dan menyiapkan tenaga-tenaga kerja yang unggul, disiplin dan memiliki etos kerja yang baik.
“Sehinga nantinya, tenaga-tenaga kerja warga Kendal, dapat diserap di semua perusahaan yang ada Kawasan Industri Kendal,” ujar Kholid.
Selain itu, dengan Raperda ini, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan dan perizinan bidang industri yang mudah dan cepat, juga mempercepat penyebaran dan pemerataan industri keseluruh wilayah di Kendal.
“Soal multiplier effect, adanya perkembangan industri, seharusnya bisa ditangkap dengan baik oleh pemerintah, dalam rangka untuk meningkatkan perekonomian di Kabupaten Kendal,” imbuh Kholid.
Sementara, General Plan Manager PT Eclat Textile Internasional, Mr Su Huang Jen menjelaskan, PT Eclat Textile International merupakan perusahaan yang berpusat di Taiwan dan telah memiliki cabang di Cambodia, Vietnam, dan Indonesia.
“Di Indonesia ini tepatnya berada di Kawasan Industri Kabupaten Kendal, dan PT. Eclat Textile International telah memiliki 3.045 karyawan, yang 90 persennya atau sebanyak 2.741 karyawan adalah warga Kendal. Kami akan menargetkan sampai 6.500 orang karyawan,” bebernya.
Menanggapi Ketua Pansus 3, Kholid, dengan adanya 90 persen karyawan warga Kendal sebagai wujud harapan dan bentuk kepedulian pelaku industri di KIK, terhadap masyarakat Kabupaten Kendal. (HS)