in

KPU Jamin Tak Ada “Siluman” Dalam Data DPT Pemilu 2024

 

HALO SEMARANG –Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjamin tidak ada data DPT siluman, dalam hasil rekapitulasi pemilih Pemilu 2024.

KPU menegaskan sudah mendata pemilih secara benar, yakni sesuai syarat dan aturan yang berlaku.

“Sekarang sudah nggak ada lagi isu Nomor Induk Kewarganegaraan (NIK) invalid. Nggak ada isu NIK ganda karena sudah dibersihin,” kata Komisioner KPU, Betty Epsilon Idroos, di Jakarta, Kamis (6/7/23), seperti dirilis tribratanews.polri.go.id.

Ia mengatakan, KPU juga telah mendata jumlah lokasi khusus seperti lembaga pemasyarakatan sejak awal. Pihaknya pun menggandeng Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dalam proses tersebut.

Betty menyebut para warga binaan sudah didata melalui sistem informasi di setiap lapas dan rutan. Jadi, hal tersebut sudah dilakukan jauh sebelum Daftar Pemilih Sementara (DPS) ditetapkan.

“Mereka sudah collect lewat sistem informasi yang di setiap lapas dan rutan itu akhirnya punya NIK dan NKK. Kalau enggak, kami enggak berani masukin ke daftar,” tutur Betty.

Sebelumnya, KPU menegaskan pihaknya berhati-hati terhadap data DPT siluman untuk Pemilu 2024.

Hal ini mengingat pada Pemilu 2019 tahapan perbaikan DPT dilakukan sampai tiga kali.

Sebelumnya, KPU menetapkan nama 204.807.222 orang yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024.

Penetapan dilakukan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Tingkat Nasional Pemilu Tahun 2024, di Gedung KPU, Minggu (2/7/2023).

Hadir memimpin rapat pleno, Ketua KPU Hasyim Asy’ari, Anggota KPU Betty Epsilon Idroos, Mochammad Afifuddin, August Mellaz, Idham Holik, Yulianto Sudrajat, bersama Sektretaris Jenderal KPU Bernad Dermawan Sutrisno.

Adapun jumlah pemilih dari masing-masing provinsi, menurut informasi yang dirilis kpu.go.id, untuk Provinsi Aceh 3.749.037 pemilih, Provinsi Sumatera Utara 10.853.940 pemilih, Sumatera Barat 4.088.606 pemilih, Provinsi Riau 4.732.174 pemilih, Provinsi Jambi 2.676.107 pemilih, Provinsi Sumatera Selatan 6.326.348 pemilih, Provinsi Bengkulu 1.494.828 pemilih, Provinsi Lampung 6.539.138 pemilih, Provinsi Kep Bangka Belitung 1.067.434 pemilih, dan Provinsi Kep Riau 1.500.974 pemilih.

Untuk Provinsi DKI Jakarta 8.252.897 pemilih, Provinsi Jawa Barat 35.714.901 pemilih, Provinsi Jawa Tengah 28.289.413 pemilih, Provinsi DI Yogyakarta 2.870.974 pemilih, Provinsi Jawa Timur 31.402.838 pemilih, dan Provinsi Banten 8.842.646 pemilih.

Selain itu untuk Provinsi Bali 3.269.516 pemilih, Provinsi Nusa Tenggara Barat 3.918.291 pemilih, Provinsi Nusa Tenggara Timur 4.008.475 pemilih, Provinsi Kalimantan Barat 3.958.561 pemilih, dan Provinsi Kalimantan Tengah 1.935.116 pemilih.

Juga untuk Provinsi Kalimantan Selatan 3.025.220 pemilih, Provinsi Kalimantan Timur 2.778.644 pemilih, Provinsi Kalimantan Utara 504.252 pemilih, Provinsi Sulawesi Utara 1.969.603 pemilih, Provinsi Sulawesi Tengah 2.236.703 pemilih, Provinsi Sulawesi Selatan 6.670.582 pemilih, Provinsi Sulawesi Tenggara 1.867.931 pemilih, dan Provinsi Gorontalo 881.206 pemilih, Provinsi Sulawesi Barat 985.760 pemilih.

Selain itu Provinsi Maluku 1.341.012 pemilih, Provinsi Maluku Utara 953.978 pemilih, Provinsi Papua 727.835 pemilih, Provinsi Papua Barat 385.465 pemilih, Provinsi Papua Selatan 367.269 pemilih, Provinsi Papua Tengah 1.128.844 pemilih, Provinsi Papua Pegunungan 1.306.414 pemilih, dan Provinsi Papua Barat Daya 440.826 pemilih.

“Terima kasih 38 KPU provinsi yang sudah membacakan rekapitulasi provinsinya,” ujar Betty. (HS-08)

Baznas Batang Latih Warga Sekitar Kawasan Industri Jadi Pengusaha Penatu

Legislator Dorong Pemerintah Dukung Pengembangan Nikuba