HALO BATANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang memastikan agar selama hari tenang, mulai 11 hingga 13 Februari mendatang, seluruh alat peraga kampanye (APK) sudah dicopot.
Sebagai langkah persiapan, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bawaslu hingga perwakilan partai politik turut diundang untuk berkoordinasi.
Ketua KPU Batang Susanto Waluyo mengatakan, proses sterilisasi APK akan melibatkan banyak pihak, seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, termasuk anggota partai politik.
“Nanti akan kami koordinasikan kembali agar sterilisasi juga dilakukan serentak hingga seluruh pelosok desa, dengan melibatkan pihak aparat desa setempat,” katanya, dalam rapat koordinasi di Hotel Sendang Sari Batang, Kabupaten Batang, belum lama ini.
KPU Batang pun mengharapkan agar partai politik ikut bersinergi dengan melepas APK di ruang publik.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Batang Lilik Setyawan, seperti dirilis batangkab.go.,id, memastikan kesiapan anggotanya untuk membantu selama proses sterilisasi ruang publik dari APK.
“Kami punya alat derek jangkung yang mampu melepas APK, yang terpasang di tempat tinggi, sehingga mempercepat proses sterilisasi,” ujar dia.
Simulasi Distribusi
KPU Batang bersama Polres Batang, juga mensimulasikan pengamanan distribusi logistik dari KPU hingga ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
“Ada simulasi pendistribusian logistik oleh Kapolres Batang itu dari gudang KPU ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Kandeman, dalam rangka membekali anggota untuk pengawalan logsitik ke PPK yang dilaksanakan 9 sampai 11 Februari 2024,” kata Kepala Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Batang Tarwandi, di Gudang KPU Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8/2/2024).
Semulasi pendistribusian untuk memastikan jalur yang akan dilewati serta personel yang melaksanakan.
Dengan simulasi ini, KPU dan Polres memperoleh gambaran tentang rute dan masalah yang mungkin muncul dalam proses distribusi.
“Jika soal pengawalan setiap truk ada dua anggota, kalau di KPU Batang ada 10 truk jadi ada 20 anggota yang akan didampingi mobil patroli dari gudang akan diperiksa kelengkapannya sesuai dengan jumlah logsitik yang dibutuhkan di PPK dan TPS, lalu pengawalan oleh anggota kepolisian,” jelasnya.
Kemudian, PPK akan menempatkan logistik yang steril dan aman serta terhindar dari hujan maupun hal lainnya yang dapat merusak logistik.
“Petugas penjaga logistik akan dilengkapi senjata lengkap, sesuai standar pengamanan. Terpenting distribusi logistiknya harus baik. Karena TPS-nya lumayan banyak di Kabupaten Batang,” tandasnya. (HS-08)