HALO SEMARANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Tengah mengundang seluruh jajaran pengurus KONI Kabupaten Kudus, baik pengurus harian maupun ketua bidang, untuk menghadiri rapat pada Jumat (16/5/2025) pukul 13.30 WIB di kantor KONI Jateng.
Undangan itu diduga kuat sebagai langkah tindak lanjut atas kisruh internal terkait Pergantian Antarwaktu (PAW) pengurus KONI Kudus yang sempat memicu polemik beberapa waktu lalu. Hasil dari pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk berdamai dan melakukan rekonsiliasi.
“Ya, benar. Sudah dilakukan rekonsiliasi,” jawab Ketua Umum KONI Jateng, Bona Ventura Sulistiana, saat dikonfirmasi awak media melalui aplikasi pesan singkat.
Sebelumnya, konflik di internal KONI Kudus mencuat setelah Ketua KONI Kudus melakukan PAW terhadap sejumlah pengurus. Delapan pengurus yang di-PAW menyatakan keberatan dan mengajukan protes ke KONI Jateng, lantaran keputusan tersebut dinilai tidak berdasar pada hasil rapat pleno.
Sementara Sunarto, salah satu pengurus KONI Kudus yang sebelumnya terkena PAW menjelaskan, dirinya membenarkan telah terjadi kesepakatan damai dan menyatakan proses PAW seharusnya hanya dilakukan berdasarkan hasil rapat pleno tanggal 14 April 2025.
“Berdasarkan hasil pleno tersebut, PAW hanya diberlakukan kepada tiga orang, yakni Bellinda Birton karena saat ini menjabat Wakil Bupati Kudus, Yusdi Asikin yang telah wafat, dan Saifuddin Arif yang mengundurkan diri. Dengan demikian, pengurus lainnya yang sebelumnya di-PAW atau dipindahkan dari jabatannya akan dikembalikan ke posisi semula,” jelasnya.
Sunarto juga menyebut, dalam susunan baru, ada penyesuaian pada posisi pelindung dan penasehat KONI Kudus, dengan mencantumkan nama Sam’ani Intakoris sebagai Pelindung dalam kapasitasnya sebagai Bupati Kudus.
Hasil rekonsiliasi itu, lanjutnya membuat SK PAW yang sebelumnya diterbitkan oleh KONI Jateng akan ditinjau ulang untuk disesuaikan dengan kesepakatan yang telah dicapai.
“Keputusan ini diambil setelah KONI Jawa Tengah melakukan kajian menyeluruh terkait penyebab kisruh internal KONI Kudus. Kami juga menerima banyak masukan dari berbagai stakeholder di Kudus yang mendorong penyelesaian melalui rekonsiliasi,” kata Sunarto.
Hingga berita ini ditayangkan, Ketua Umum KONI Kabupaten Kudus Sulistyanto belum memberikan tanggapan dan belum merespons upaya konfirmasi yang dilakukan oleh pihak media, baik melalui sambungan telepon maupun pesan aplikasi pesan singkat.(HS)