in

Kondisinya Sepi, Ruas Jalan Kokrosono Jadi Lokasi Pembuangan Sampah Liar

Kondisi sampah berceceran di dua sisi ruas Jalan Kokrosono, Semarang yang dijadikan lokasi pembuangan sampah liar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, Senin (21/4/2025).

HALO SEMARANG – Ruas Jalan Kokrosono, Kota Semarang tepatnya tak jauh dari Rumah Pompa Bulu, di wilayah Semarang Utara dijadikan lokasi pembuangan sampah liar. Seperti yang terpantau pada Senin (21/4) sekira pukul 11.30 WIB, terlihat tumpukan sampah tercecer di pinggir jalan tersebut di beberapa titik lokasi, mulai dari sampah plastik, kursi, sampai kasur bekas dan sisa material serta tumbuhan eceng gondok.

Sampah teronggok di kedua sisi tepi jalan tersebut, baik di sisi sekitar saluran Bulu Sungai Banjir Kanal Barat, dan juga di seberangnya. Meski di lokasi tersebut sudah terpampang spanduk berisi larangan membuang sampah, namun tak digubris oknum pembuang sampah.

Salah satu warga yang ditemui, Miftahudin mengatakan, dirinya terganggu dengan tumpukan sampah yang berserakan di pinggir jalan. Selain merusak pemandangan kota juga membuat polusi lingkungan sekitar.

“Sampah yang dibuang sembarangan pastinya merusak keindahan dan mencemari lingkungan. Biasanya orang yang membuang sampah di sini justru dari luar wilayah sini, secara sembunyi-sembunyi menunggu kondisi sepi dan dilakukan malam hari. Karena kan rumah di sekitar sini tidak ada, masih banyak berupa lahan kosong jadi mereka berani buang sampah sembarangan,” ujarnya.

Dia berharap adanya pengawasan dari petugas dari dinas maupun kelurahan untuk melakukan tugas mengawasi dari pembuangan sampah secara liar.

“Biasanya, mereka membuang sampah disini karena kurang kesadaran hidup sehat. Tidak mau repot membuang sampah di rumahnya, atau tempat usahanya di wilayahnya sendiri justru dibuang di lokasi tersebut. Apalagi di dekat rumah dan usahanya itu ternyata jauh dari lokasi yang memang disediakan untuk tempat pembuangan sampah warga,” paparnya.

“Kalau lokasi ini (ruas kokrosono-red) ditambah lagi penerangan jalannya, sehingga jadi terang akan mengurangi pembuang sampah liar di sini. Kalau sudah terang mereka akan terlihat jelas, dan bisa terekam kamera CCTV nantinya,” pungkasnya. (HS-06)

AKBP Rudi Saeful Hadi Wakapolresta Baru Cilacap

Mei, Bandara Ahmad Yani Semarang Akan Buka Penerbangan ke Karimunjawa