HALO SEMARANG – Fabio Quartararo, pembalap tim Monster Energy Yamaha, mengaku kesulitan menyalip di zona pengereman pada MotoGP Portugal, 26 Maret lalu.
El Diablo (Si Iblis), julukan Quartararo, juga frustrasi dengan performa motor YZR-M1.
Pembalap berkebangsaan Prancis itu gagal tampil kompetitif dan harus puas finis di posisi kedelapan.
Total dia hanya berhasil mencetak 8 dari 37 poin selama seri pembuka MotoGP 2023.
Dalam sprint race, Quartararo menduduki peringkat ke-10.
Dia benar-benar kecewa dengan mesin inline-4 yang disematkan pada motornya.
Menurut Fabio, sulit untuk menyaingi motor para rivalnya yang sudah menggunakan konfigurasi V4.
’’Kami tidak punya solusi saat ini. Perbedaan konfigurasi mesin itu membuat saya kesulitan untuk menyalip, terutama ketika ingin menyalip di zona pengereman,’’ tutur Quartararo seperti dilansir dari Crash.
Pada trek lurus, lanjut dia, motornya semakin keteteran.
Juara dunia MotoGP 2021 ini bahkan tidak bisa berkata-kata terkait dengan kelemahan yang dimiliki YZR-M1.
’’Sulit untuk mengetahui apa yang bisa kami lakukan. Kami bisa cepat, tapi kami tidak bisa melawan. Beberapa pabrikan jauh lebih maju dari kami,’’ paparnya.
Si Iblis siap mencoba lagi pada Grand Prix (GP) Argentina, 3 April mendatang.
Pada seri pertama Ducati dan Aprilia berhasil mengungguli KTM, Honda, dan Yamaha.
Ducati menunjukkan dominasinya dengan memenangi sprint test dan balapan melalui juara bertahan Francesco ’’Pecco’’ Bagnaia. (HS-06)