in

Keseruan Pecah Saat Ratusan Pelari Nikmati Ikon Kota Kretek Lewat Run The City Bareng Grand Filano

Keseruan event Run The City Bareng Grand Filano di Kudus, beberapa waktu lalu.

HALO SEMARANG – Ratusan pelari dari Kudus dan sekitarnya nampak asyik menyusuri beberapa titik ikonik Kota Kretek dengan penuh semangat, salah satunya Menara Kudus. Masjid Menara Kudus ini menjadi salah satu magnet/jujugan kunjungan wisata religi.

Masjid yang dibangun oleh Sunan Kudus pada tahun 1549 Masehi, adalah ikon akulturasi budaya Islam dan Hindu-Jawa di Jawa Tengah. Menaranya berbentuk candi berbahan bata merah menjulang setinggi 18 meter yang melambangkan toleransi, sementara di kompleksnya terdapat makam Sunan Kudus dan gapura bercorak Hindu.

Peserta kali ini diajak bukan hanya sekadar olahraga dengan mengayunkan langkah memacu jantung. Namun melalui event bertajuk Run The City by Grand Filano, beberapa waktu lalu ini, sekaligus memperkenalkan beberapa destinasi wisata atau ikon-ikon di Kota Kretek, Kudus.

Bill Gunawan, Chief DDS 3 PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Jateng-DIY menjelaskan, bahwa melalui kegiatan ini, Yamaha berupaya menghadirkan pengalaman olahraga yang relevan dengan karakter generasi muda saat ini.

“Di era sekarang, olahraga lari sudah tidak lagi dipandang sebagai aktivitas untuk menjaga kebugaran, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun komunitas serta mengekspresikan gaya hidup yang dinamis dan produktif. Hal ini sejalan dengan nilai yang diusung oleh Yamaha Grand Filano Hybrid sebagai kendaraan yang mendukung mobilitas sekaligus gaya hidup modern terutama untuk anak muda,” ujar Bill.

Run The City by Grand Filano di Kudus ini dikonsep tidak hanya melulu lari mengayunkan langkah dengan menyusuri ikon Kota Kudus, tapi disuguhi hiburan menarik lainnya, seperti lomba foto di both Filano. Sesi lomba ini pun disambut antusias pada peserta usai berhasil mencapai garis finish.

Ditambahkan Bill, aktivitas ini menjadi bagian dari inisiatif Yamaha dalam mengakomodasi tren olahraga lari yang kian berkembang sebagai budaya baru yang positif di Indonesia, sekaligus memperkuat peran Yamaha Grand Filano Hybrid sebagai representasi gaya hidup modern di kalangan generasi muda.

“Animonnya sungguh luar biasa sekali. Kami mohon maaf apabila kami membatasi jumlah peserta, namun kami berjanji ke depan akan menambah jumlah pesertanya di beberapa kota yang akan kami laksanakan di masa mendatang,” imbuh Bill.

Yamaha tidak hanya memfasilitasi aktivitas olahraga, tetapi juga mendorong terbentuknya ekosistem gaya hidup yang lebih luas sekaligus memperkenalkan warna terbaru dari Yamaha Grand Filano Hybrid yang semakin kalcer, yaitu warna Royal Iron pada Grand Filano Hybrid Lux dan warna Greenish Gray, Prime Gray, Pink Mauve dan Essential White pada Grand Filano Hybrid Neo.

Run The City by Grand Filano menjadi wadah bagi masyarakat untuk berinteraksi, membangun komunitas, serta mengadopsi gaya hidup yang lebih aktif dan sehat tanpa meninggalkan unsur sosial yang menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

Sejalan dengan hal tersebut, Yamaha semakin menegaskan posisi Grand Filano Hybrid sebagai kendaraan yang tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai representasi gaya hidup modern yang lebih aktif, kalcer, dan stylish.

Kehadiran pilihan warna baru yang segar semakin memperkuat karakter fashionable, didukung desain elegan serta fitur fungsional yang mampu menunjang kebutuhan mobilitas harian, sehingga menjadikannya pilihan yang relevan bagi masyarakat urban, khususnya generasi muda.

Salah saru perserta dari Jepara, Niken mengaku, event ini sangat menarik. Menurutnya, event ini bukan soal olahraga dan bisa mencapai garis finish namun lebih luas.

“Karena ternyata bukan cuma mengejar untuk sampai finish. Walaupun capek, tapi seru banget ya. Dari interaksi sampai bikin konten bareng anak komunitas lainnya. Ditambah lagi saat lomba masukin barang ke dalam bagasi, aku juga kaget banget ternyata Yamaha Grand Filano bagasinya luas, jadi mendukung buat berbagai macam kebutuhan acara,” ujarnya. (HS-06)

Menag Harap Majelis Taklim Jadi Pengurai Masalah Umat

Musim Kemarau Tiba, Curug 1000 Paralayang Siap Menerbangkan Turis Asing dan Wisatawan Domestik