in

Kendal Matangkan Persiapan Tuan Rumah Porprov 2026, Delapan Cabor Siap Dipertandingkan

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari saat menerima pangurus KONI Kendal, membahas persiapan tuan rumah Porprov XVII/2026 Semarang Raya di ruang kerjanya, Kamis (16/4/2026).

HALO SEMARANG – Pemerintah Kabupaten Kendal mulai mematangkan berbagai persiapan jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII/2026 Semarang Raya. Hal ini mengemuka dalam audiensi antara Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari dengan jajaran pengurus KONI Kendal di ruang kerja bupati, Kamis (16/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Achmad Ircham Chalid. Sementara dari KONI Kendal hadir Ketua Umum Subur Isnadi, Wakil Ketua Umum I Joko Pranowo Adi, Waketum III Moh Arfani, Waketum IV dr Turidin, Sekretaris Umum S Wahyu Widayanto, Bendahara Umum Untung Prihantono, serta jajaran pengurus lainnya.

Audiensi ini difokuskan pada laporan perkembangan kesiapan Kendal sebagai salah satu tuan rumah Porprov XVII/2026, mulai dari kesiapan venue, akomodasi, hingga teknis pelaksanaan pertandingan.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh Disporapar dan KONI dalam membina atlet serta mempersiapkan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

“Terima kasih kepada dinas terkait dan KONI yang selama ini telah melakukan pembinaan cabang olahraga dengan baik. Harapannya, atlet Kendal bisa meraih prestasi membanggakan di Porprov nanti,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya persiapan yang matang, tidak hanya dari sisi teknis pertandingan, tetapi juga kesiapan daerah sebagai tuan rumah yang mampu memberikan kesan positif bagi para peserta.

“Saya berharap semua dipersiapkan secara maksimal agar Kendal bisa menjadi tuan rumah yang baik dan meninggalkan kesan positif,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, bupati juga memberikan masukan terkait desain seragam kontingen Kendal yang diusulkan mengusung kombinasi warna merah dan putih sebagai identitas.

Selain fokus pada penyelenggaraan, Pemkab Kendal juga berkomitmen melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendukung kelancaran acara, sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.

“Kami ingin pelaksanaan Porprov ini juga berdampak pada peningkatan pendapatan pelaku UMKM di sekitar venue pertandingan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI Kendal Bidang Organisasi, Joko Pranowo Adi, menyampaikan bahwa audiensi turut membahas sejumlah hal teknis, termasuk rancangan kepanitiaan sub PB Porprov, kesiapan fasilitas, hingga penyesuaian cabang olahraga.

Ia menjelaskan, salah satu cabang olahraga yang semula direncanakan dipertandingkan, yakni dansa, terpaksa dibatalkan karena kendala teknis venue.

“Dari IODI tidak merekomendasikan penggunaan GOR Baru Stadion Utama untuk cabang dansa karena kualitas audio yang terlalu menggema, sehingga kurang mendukung pertandingan,” jelasnya.

Dengan penyesuaian tersebut, Kabupaten Kendal kini akan menjadi tuan rumah untuk delapan cabang olahraga, yakni tarung derajat, jiujitsu, hapkido, esport, skateboard, balap sepeda, panahan, dan bridge.

Joko memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan agar pelaksanaan Porprov berjalan lancar dan sukses.

“Kami terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan kesiapan venue, akomodasi, dan teknis pelaksanaan bisa optimal,” pungkasnya.(HS)

Brebes Bersiap Punya Mega Farm 30 Ribu Sapi, Target Sumbang 18 Persen Produksi Susu Nasional

Penyegelan Resmi Awali Undian Nasional Simpeda 2026 Bank Jateng