in

Kehilangan Kesempatan Jadi Juara

HALO SEMARANG – Curtis Blaydes kehilangan kesempatan untuk menjadi juara kelas berat Ultimate Fighting Championship (UFC).

Untuk memperebutkan sabuk juara divisi berat yang ditinggalkan Francis Ngannou, UFC sudah memasang duel Jon Jones versus Ciryl Gane, Maret mendatang.

Melesatnya Jones membuat Blaydes harus menunggu lagi.

Bones, julukan Jones, melangkahi para jagoan kelas berat yang sudah mengantre untuk masuk duel perebutan titel.

Blaydes menjadi salah satu petarung yang dilompati Jones.

Razor, julukan Curtis, kini hanya bisa pasrah diadu petarung lain terlebih dahulu.

Dia memperkirakan lawan selanjutnya adalah Sergei Pavlovich.

’’Situasi ini keren bagi saya. Saya mengerti mengapa Gane mendapatkan kesempatan. UFC akan selalu memilih berdasarkan siapa yang paling banyak mendatangkan penonton,’’ ujar Blaydes seperti dikutip dari Sportskeeda.

Dia bertekad memetik satu kemenangan lagi agar bisa lebih diprioritaskan UFC.

Pavlovich merupakan monster kelas berat yang terkenal seram.

Dalam 18 duel, petarung asal Rusia ini hanya kalah sekali.

Selain itu, 14 dari 17 kemenangannya diperoleh melalui KO.

Kehebatan Pavlovich tak lepas dari sasana yang telah menempanya.

Petarung 30 tahun itu berlatih di sasana milik Khabib Nurmagomedov, Eagles MMA.

Bagaimana dengan rekor Blaydes?
Si Pisau Cukur ini menguasai gulat dan jiu-jitsu Brasil.

Rekornya di ajang mixed martial arts (MMA) adalah 17 kali menang, tiga kali kalah, dan sekali no contest. (HS-06)

Langkah Gila-Gilaan Boehly

Bikin Motor yang Lebih Bertenaga