HALO JEPARA – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono menekankan perlunya Stasiun Pengisian BBM Nelayan (SPBN), di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling, yang baru dia diresmikan.
Trenggono mengaku puas dengan terealisasinya Kampung Nelayan, tersebut, terlebih bangunan tersebut sesuai yang diharapkan oleh para nelayan.
“Idealnya harus ada SPBN, jadi kita buka kepada siapapun, koperasi atau desa untuk kemudian membangun SPBN,” kata dia, seperti dirilis jepara.go.id.
Wahyu berharap dengan sarana dan prasarana yang diberikan, nelayan Jepara dapat semakin produktif dan sejahtera.
Ia berpendapat apabila produksi semakin meningkat dan berkualitas akan sejalan dengan tingkat konsumsi ikan masyarakat.
“Jadi harapannya nanti ikan yang dari sini tidak lagi ikan yang tidak sehat, tapi ikan yang betul-betul kualitasnya baik,” tandasnya.
Wahyu menjelaskan program ini berjalan secara tematik, artinya setiap daerah memiliki KNMP dengan menyesuaikan potensi wilayah masing-masing seperti daerah ikan tangkap, budi daya rumput laut, dan sebagainya.
Untuk itu, dirinya meminta Bupati Jepara, H Witiarso Utomo dapat memetakan potensi dan mengajukan KNMP lain di Jepara.
Sebelumnya, Bupati bersama jajaran telah bertemu dan menyerahkan proposal kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan, salah satunya mengenai Kampung Nelayan Merah Putih.
Dalam proposal tersebut, Witiarso Utomo mengusulkan tiga desa sebagai KNMP baru antara lain Desa Karimunjawa, Desa Ujungwatu, dan Desa Mororejo.
Sementara itu, Ketua Forum Nelayan (Fornel) Jepara, Narto mengatakan dirinya bersama 160 anggotanya kini dapat tersenyum lebar, atas dibangunya KNMP oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling.
KNMP pertama di Bumi Kartini ini diresmikan secara langsung oleh Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Jumat (6/3/2026), didampingi Bupati Jepara H Witiarso Utomo, Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar, dan Forkopimda Jepara.
Narto bersama seluruh anggota Fornel Jepara mengaku merasa bersyukur dan berterima kasih atas pembangunan fasilitas ini.
Dirinya optimistis dengan adanya KNMP Bumiharjo, para nelayan semakin semangat dan semakin optimal dalam menangkap hingga mengolah ikan.
“Kan di sini selain fasilitas untuk nelayan juga ada fasilitas lain seperti pengolahan ikan dan kuliner, jadi ibu-ibu juga ada tambahan,” kata Narto.
Beberapa fasilitas yang dibangun, antara lain tempat pendaratan ikan, cold storage, pabrik es portabel, kios kuliner, dermaga, docking kapal, kantor pengelola, bale nelayan dan tempat perbaikan jaring/alat tangkap. (HS-08)