in

Jelang Nataru, Pemkab Kendal dan Pertamina Pastikan Stok BBM Aman dan Distribusi Lancar

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang turun langsung melakukan pengawasan dan pemantauan metrologi legal di SPBU Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Jumat (12/12/2025).

HALO KENDAL – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Pertamina, melakukan langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan serta keamanan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Perwakilan tim Satgas Pertamina, Ezra mengatakan, kegiatan pengawasan ini dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah dalam memastikan layanan distribusi BBM, khususnya solar dalam kondisi aman dan tetap lancar selama masa libur panjang.

la menegaskan, Pertamina secara berkala melakukan pengecekan kualitas untuk menjamin produk yang disalurkan sesuai regulasi yang berlaku.

“Untuk stok solar saat Nataru dipastikan aman dan tentunya kami juga melakukan uji kualitas baik di terminal maupun SPBU, jadi bisa dipastikan produk kami aman dan sesuai dengan standar regulasi yang ada,” tandas Ezra.

Sementara, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang turun langsung melakukan pengawasan dan pemantauan metrologi legal di SPBU Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Jumat (12/12/2025) mengatakan, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun untuk meminimalkan potensi gangguan pasokan.

“Pengawasan ini rutin dilaksanakan setiap tahunannya untuk memastikan ketersediaan BBM di Kabupaten Kendal agar aman dan terkendali,” ujarnya.

Selain memastikan ketersediaan, pemantauan juga difokuskan pada aspek mutu, kuantitas, hingga keakuratan ukuran BBM yang disalurkan kepada masyarakat.

Bupati menekankan pentingnya pengawasan detail agar tidak terjadi kecurangan yang dapat merugikan konsumen.

“Kami juga mengecek mutu, kuantitas, kualitas serta ukurannya harus sesuai sehingga tidak merugikan masyarakat,” tandasnya.

Sedangkan Kepala Disdakop UKM Kendal, Toni Ari Wibowo menyampaikan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun provinsi untuk memastikan ketersediaan tambahan stok BBM selama periode Nataru.

“Kami berkoordinasi dengan pusat termasuk dengan provinsi agar ada tambahan stok BBM, agar nantinya tidak ada yang kekurangan atau kemacetan terkait masalah BBM,” ujarnya.(HS)

Kolaborasi Gubernur Ahmad Luthfi Dongkrak Investasi Jawa Tengah, Dapat Apresiasi Luhut Binsar Pandjaitan

Jasindo Goes to Campus Hadir di Unnes, Dorong Mahasiswa Melek Literasi Finansial dan Manajemen Risiko