in

Janjikan Membalap Agresif di Jerez

HALO SPORT – Pecco Bagnaia, juara dunia MotoGP 2022 dan 2023, gagal bersinar pada Grand Prix (GP) Portugal dan GP Americas.

Setelah memenangi GP Qatar, pembalap tim pabrikan Ducati ini dinilai defensif.

Namun, untuk MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, 26-28 April 2024, Pecco berjanji siap tampil agresif di lintasan.

Dalam klasemen sementara pembalap, mantan anak didik Valentino Rossi ini berada di peringkat kelima dengan torehan 50 poin.

Pecco wajib menggondol banyak poin di Jerez.

’’Jerez berbeda dari trek yang terakhir kami libas. Kami harus bekerja dengan baik demi memahami motor GP24 di lintasan,’’ kata Bagnaia seperti dilansir dari Motosan.

Rider berkebangsaan Italia itu mencanangkan finis di posisi terdepan.

’’Memang tak mudah dilakukan karena banyak pembalap yang cepat. Namun, kami akan berusaha mendapatkan yang terbaik,’’ imbuhnya.

Rekan setim Pecco, Enea Bastianini, berada di Jerez bermodal rekor lebih baik.

Dua podium berhasil diamankan La Bestia pada dua balapan utama terakhirnya

Akan tetapi, Enea ingin menembus podium utama di Jerez.

’’Masih banyak hal yang perlu ditingkatkan lagi. Yang pasti saya sudah menemukan kenyamanan dengan motornya,’’ ungkap La Bestia.

Dia ingin lebih konsisten pada beberapa fase permulaan balapan terutama pada seri sprint.

Kendati kurang galak dalam permulaan lomba, Enea bisa mengakhiri balapan utama dengan baik.

Dia terus butuh hasil yang konsisten agar tetap bertahan di skuad pabrikan Ducati.

Rival utamanya untuk satu tempat di tim Ducati Lenovo musim depan adalah Jorge Martin.

Martin saat ini masih memimpin klasemen sementara pembalap. (HS-06)

Menepi dari Oktagon tapi Latihan Jalan Terus

Mulai Garang Jelang Musim Ini Berakhir