HALO SEMARANG – Menyongsong paruh kedua MotoGP 2022, Francesco Bagnaia masih berada di urutan keempat dalam klasemen sementara.
Pecco, sapaan akrab pembalap Lenovo Ducati ini, tertinggal 66 poin di belakang sang pemuncak klasemen, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha).
Selama 11 balapan sebelumnya, Pecco mengemas tiga kemenangan dan empat start terdepan.
Bagnaia sebenarnya tampil terampil di lintasan, tapi sering membuat kesalahan.
Tercatat dalam empat balapan rider berkebangsaan Italia ini gagal finis.
Pecco kini berjanji langsung garang pada awal putaran kedua.
Seri kedua musim ini akan dimulai pada Grand Prix (GP) Inggris di Sirkuit Silverstone, 7 Agustus mendatang.
Mantan ank didik Valentino Rossi itu mengaku telah menemukan cara untuk memaksimalkan potensi motor Desmosedici GP22.
‘’Perasaan saya dengan Desmosedici GP telah sempurna, jadi saya berharap bisa melanjutkannya,’’ kata Bagnaia seperti dikutip dari GPOne.
Selama istirahat, dia melakukan banyak pelatihan dengan Panigale V4S dan memenangkan Race of Champions di World Ducati Week.
‘’Saya mengalami beberapa kesulitan dalam balapan. Kini, saya harap bisa melakukannya dengan baik akhir pekan ini,’’ jelasnya.
Menurut Pecco, penting untuk memulai dengan langkah yang tepat dan tidak membuat kesalahan lagi.
Tekad serupa ditegaskan rekan setim Bagnaia, Jack Miller.
Musim ini pembalap asal Australia itu belum memetik kemenangan, dan baru menghasilkan tiga podium.
‘’Saya berharap untuk menemukan sensasi yang sama seperti tahun lalu, dan berjuang demi posisi teratas,’’ ungkap Miller.
MotoGP 2022 merupakan musim terakhir Jack berseragam tim pabrikan Ducati karena mulai musim depan dia bakal melanjutkan kariernya bersama Red Bull KTM. (HS-06)