in

Jadi Pj Gubernur Provinsi Baru di Papua, Niko Siap Jalankan Tugas

Mendagri Tito Karnavian memasangkan emblem di dada Pj Gubernur Papua Pegunungan, Nikolaus Kondomo/dok.

HALO JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melantik Pj Gubernur di tiga wilayah Daerah Otonom Baru (DOB) Papua. Ketiganya akan memimpin Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Papua Pegunungan. Pelantikan digelar di Lapangan Plaza, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Jumat (11/11/2022).

Tiga nama yang dipastikan menjabat sebagai Pj Gubernur Papua hasil pemekaran itu adalah Apolo Safanpo sebagai Pj Gubernur Papua Selatan, Ribka Haluk (Pj Gubernur Papua Tengah), dan Nikolaus Kondomo (Pj Gubernur Papua Pegunungan).
Dalam Keppres yang dibacakan, mereka akan menjadi penjabat gubernur selama satu tahun. Setelah pembacaan keppres, para penjabat gubernur mengucapkan sumpah dan janji jabatan.

Selepas pengambilan sumpah dan janji, para penjabat gubernur menandatangani berita acara sumpah dan janji serta pakta integritas. Peresmian dan pelantikan para Pj tiga Gubernur DOB baru itu dilaksanakan kurang dari empat bulan setelah tiga undang-undang (UU) terkait pembentukan tiga provinsi DOB itu diundangkan pada 25 Juli 2022.

Hal ini sesuai dengan yang diamanatkan ketiga UU itu yang menggariskan proses peresmian masing-masing DOB dan pelantikan para Pj Gubernur dilakukan paling lama enam bulan sejak UU diundangkan. Beberapa kewajiban yang harus dilaksanakan para Pj baru itu di antaranya, melakukan pembentukan dan pengisian perangkat daerah, memfasilitasi pembentukan Majelis Rakyat Papua (MRP) dan memfasilitasi pemilihan gubernur/wakil gubernur dan DPRD kali pertama di tiap provinsi.

Pj Gubernur Papua Pegunungan, Nikolaus Kondomo mengucapkan terima kasih kepada Tuhan dan juga Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) atas kepercayaan yang diberikan. ‘’Saya bersyukur karena sebagai orang asli Papua dipercaya memimpin Provinsi Papua Pegunungan,’’ ungkap Niko, sapaan akrab Nikolaus Kondomo.

Dia telah menatapkan tiga langkah, yang pertama mempersiapkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) karena daerahnya belum memiliki perangkat. Kedua, mempersiapkan dan menyuksekan pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Yang ketiga, mengajak masyarakat untuk mendapatkan KTP elektronik. KTP elektronik sangat penting lantaran menjadi syarat utama untuk mencoblos bagi masyarakat yang usianya di atas 17 tahun.

‘’Ini amanat yang harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya,’’ tutur Kajati Papua 2019-2022 ini.

Saat ini Niko promosi jabatan eselon satu sebagai staf ahli bidang hubungan antarlembaga dan kerja sama internasional pada Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia. Pria berusia 58 tahun ini menikahi Sunarti dan dikarunia seorang anak laki-laki dan seorang perempuan.

Putranya, Alfredo Bokman Kondomo, duduk di kelas 2 SMA Kesatrian 2 Semarang. Sementara putrinya, Alincia Bokman Kondomo, adalah siswi kelas satu SMA 2 Kota Semarang.

‘’Saya sangat bangga karena menjadi pejabat eselon satu Kejagung yang pertama asal Papua,’’ ujar alumnus Fakultas Hukum Untag Semarang itu.(HS)

Ganjar Kenang Nyai Sahal Mahfudz Sebagai Sosok Perempuan Hebat

Gelar Apel Gladi Lapang, Sekda Kota Semarang: Semangat Kebersamaan adalah Kekuatan dalam Penanganan Bencana